Parlemen Knesset 'Israel' mengeluarkan
keputusan undang-undang yang menganggap kelompok Kristen Arab di bawah
penjajah adalah kelompok minoritas yang terpisah dari kaum Muslimin
Arab. Undang-undang ini rancangannya disampaikan oleh aleg Yarev Leivin,
ketua koalisi Likud – Betena. Atau ketua koalisi teroris Nazis Baru
dengan pimpinan Benjemen Netenyahu dan Avigdor Lieberman yang samuanya
berasal dari Eropa bangsa Khazar.
Seribu teroris tidak akan bisa memisahkan Palestina dan kaum muslimin
dan Kristen. Hari ini semua konferensi dan penegasan resmi Palestina
telah melawan penjajah Zionis dan segala produk kejahatannya termasuk
dari gereja Kristen; Kristen Arab Ghassasinah berada di Al-Quds sebelum
Islam, raja-raja Ghasasinah berkuasa di wilayah Golan. 1400 tahun yang
lalu, Khalifah Umar Al-Faruq mengusir Yahudi dari Al-Quds dan
menyerahkan kunci-kunci Gereja Al-Qiyamah kepada sahabat Murafiq yang
berasal dari keluarga Nusaibah saat ini. Maka Ibnu Nusaibah yang muslim
membuka gereja Kristen di dunia di pagi hari dan menutupnya di sore
hari.
Itulah sejarah benar dan tidak sejarah lain. Sejarah itu tidak akan
dirusak oleh bangsa Khazar. Ramallah pernah menjadi kota Kristen dan
wilayah tetangganya Birah merupakan kota Muslim. Ada perjanjian
tersumpah antara keluarga Muslim dan Kristen dari kedua kota dan tidak
merusak hidup kebersamaan mereka.
Perlu diingat bahwa pekan ini adalah Pekan Aparteid 'Israel'. Dunia
memboikot 'Israel'. Investasi akan banyak ditarik dari 'Israel',
mencakup perguruan tinggi Eropa setelah sudah dimulai di sejumlah
perguruan tinggi Amerika. Semua membenci 'Israel' dan faktornya sudah
sangat jelas seperti matahari di siang hari. Hanya saja, para penyeru
penjajahan, pembunuhan dan pengusiran menilai bahwa penentang 'Israel'
adalah golong Anti Semit. Mereka mendasarkan sebuah studi bahwa Dewan
Pusat Yahudi di Jerman menerima selama 10 tahun sebanyak 14 ribu surat
yang menggambarkan kebencian kepada 'Israel'. Haaretz melansir sebagian
surat itu. Sebagian contohnya surat itu berbunyi, “Apakah mungkin bahwa
membunuh anak kecil sesuai dengan tradisi kalian??” Apakah perkataan ini
Anti Semit? Di Intifadah II, sebanyak 1500 anak Palestina di bawah umur
atau di bawah usia 15 tahun dibanding hanya 135 anak 'Israel' di bawah
umur atau 10 banding 1. Saya tidak menuding Yahudi dunia membunuh anak
Palestina, namun saya menuding 'Israel' dan para pemimpinnya yang
semuanya adalah teroris.
Bahkan Jerman sendiri tidak bisa tinggal diam dari kejahatan 'Israel'.
Penasehat politik Angelia Mircel pernah melakukan kunjungan resmi dalam
rangka 50 tahun hubungan diplomasi dengan 'Israel'. Namun sebelum tiba
di 'Israel', Menlu Jerman Frank Filter Stainmer di Madrid mengecam
pembangunan pemukiman Yahudi dan ia anti proses damai.
Mereka yang anti Semit jika disebut anti Yahudi, maka penyebabnya adalah
'Israel' dan kejahatannya. Bukan pelajar di Amerika atau politisi kanan
atau kiri di Eropa. Jika yang menilai masalah ini adalah Richard Falk
yang seorang Yahudi, maka pada November tahun lalu Majlis Umum PBB telah
memutuskan untuk menetapkan tahun 2014 sebagai “Tahun Solidaritas untuk
Bangsa Palestina”. Di bulan ini Falk mengirimkan laporan finish kepada
Majlis HAM PBB setelah bekerja selama enam tahun dan bertugas di wilayah
Palestina. Ia mengatakan, politik 'Israel' di Tepi Barat dan Jalur
Gaza adalah bagian dari system apartheid karena perlakuan kasar dan
represif secara sistematis dan menyita tanah-tanah warga Palestina. Ia
menyerukan kepada negara-negara anggota PBB untuk belajar menerapkan
larangan masuknya produk-produk pemukiman Yahudi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar