Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
4 Manfaat membaca buku untuk kesehatan
Siapa yang tak suka minum
cokelat hangat sambil membaca buku di cuaca dingin? Jika Anda termasuk
orang yang masih menikmati bergelung dalam selimut sambil membaca buku
yang bagus, berarti Anda termasuk orang dengan hobi yang menyehatkan.
Ternyata
membaca buku tak hanya tentang bersenang-senang, menikmati sebuah
cerita, atau belajar hal-hal baru. Sebuah penelitian terbaru mengungkap
bahwa hobi membaca juga bisa membuat seseorang hidup lebih lama dan
lebih sehat!
Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan yang bisa
diberikan oleh kebiasaan membaca buku, seperti dilansir oleh Daily
Health Post (25/04).
1. Menurunkan stres
Membaca adalah salah
satu cara terbaik untuk meredakan stres dan membuat pikiran menjadi
santai. Sebuah penelitian dalam The Journal of Psychosomatic Research
yang diterbitkan tahun 1992 menunjukkan bahwa selain olahraga dan
melakukan Tai Chi, membaca juga salah satu cara paling efektif untuk
meredakan stres.
Ide ini lebih lanjut didukung oleh penelitian
lain pada tahun 2009 yang dilakukan oleh Dr David Lewis di University of
Sussex. Penelitian baru ini menunjukkan bahwa membaca buku lebih
efektif untuk meredakan stres dibandingkan mendengarkan musik, bermain
video game, atau bahkan berjalan-jalan.
2. Meningkatkan daya ingat
Penelitian
dalam jurnal Neurology mengungkap bahwa orang yang memiliki kebiasaan
membaca berisiko lebih rendah untuk mengalami kepikunan. Mereka juga
memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik dibandingkan dengan orang
lain seusianya yang tidak membaca. Hasil ini ditemukan peneliti setelah
melakukan penelitian terhadap 300 orang. Peneliti menemukan bahwa orang
yang melakukan kegiatan yang melatih kognitif seperti membaca memiliki
risiko kepikunan 30 persen lebih rendah. Sementara orang yang tidak
melakukan kegiatan yang melatih kognitif seperti membaca memiliki risiko
terkena masalah otak hingga 50 persen.
3. Mencegah penyakit Alzheimer
Sebuah
penelitian yang ada dalam National Academy of Sciences menunjukkan
bahwa orang yang jarang menggunakan kemampuan kognitif mereka
berkemungkinan lebih besar terkena penyakit Alzheimer. Otak, seperti
organ tubuh lain, juga butuh dilatih agar tetap sehat dengan kegiatan
yang merangsang otak seperti membaca atau bermain catur.
4. Tangkal insomnia
Membaca
juga bisa membantu Anda untuk tidur lebih cepat dan lebih lelap. Sebuah
penelitian mengungkap bahwa insomnia seringkali disebabkan oleh stres.
Untuk mengurangi stres, sebelum tidur peneliti menyarankan untuk membaca
buku terlebih dulu. Dengan begitu, pikiran akan menjadi lebih tenang
dan lebih mudah untuk terlelap.
Itulah beberapa manfaat kesehatan
yang diberikan oleh kebiasaan membaca untuk tubuh dan pikiran. Melatih
pikiran sama pentingnya dengan melatih fisik. Lakukan kebiasaan membaca
untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang tersembunyi di dalamnya.
Wassalam....
Rabu, 30 April 2014
Mitos jangan keluar saat maghrib
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
mitos jangan keluar saat maghrib bisa dijelaskan
Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga kerana mereka beresonansi dengan alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan juga sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (solat Maghrib dulu ). Rahasia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan, frekuensi otot, saraf dan tulang.
Tahukah anda bahwa warna merah yang dipancarkan oleh alam ketika itu mempunyai resonansi yang sama dengan jin dan syaitan. Kita lebih baik untuk berada di dalam rumah pada waktu magrib ini.
Wassalam....
mitos jangan keluar saat maghrib bisa dijelaskan
Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga kerana mereka beresonansi dengan alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan juga sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (solat Maghrib dulu ). Rahasia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan, frekuensi otot, saraf dan tulang.
Tahukah anda bahwa warna merah yang dipancarkan oleh alam ketika itu mempunyai resonansi yang sama dengan jin dan syaitan. Kita lebih baik untuk berada di dalam rumah pada waktu magrib ini.
Wassalam....
CIRI-CIRI PEMUDA PEMUDI IDAMAN
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
CIRI-CIRI PEMUDA PEMUDI IDAMAN
Dicintai Allah, diburu calon mertua, dan disayangi banyak orang
1. Aqidahnya Bersih
Gak percaya tahayul, mistis, dan bergantung hanya pada Allah
2. Ibadah yang benar
Ibadah berlandaskan ilmu, bukan hanya katanya
3. Akhlaq yang baik
Bersikap baik dan benar dimanapun dan kapanpun
4. Kuat jasmaninya
Suka olahraga, menjaga makanan, membiasakan shaum
5. Berpengetahuan Luas
Seneng membaca quran, baca buku, dan baca situasi
6. Berjuang melawan hawa nafsunya
Nggak diperbudak oleh hawa nafsunya, menjaga kehormatan dirinya
7. Pandai menjaga waktunya
Nggak suka ngabisin waktu yang gak penting, misalnya online berlebihan, main game atau nonton televisi
8. Teratur dalam urusannya
Tertata dengan rapi dan termanaje setiap urusannya
9. Mandiri
Nggak minta ke orang tua, bahkan bisa membantu ortu dan suadaranya. Semangat menjemput rizki yang halal
10.Bermanfaat bagi sesamanya
Senang berbagi, memberi solusi dan memberikan nilai tambah bagi lingkungannya
Semoga kita bisa jadi pemuda idaman yang dicintai Allah, dan bermanfaat bagi sebanyak-banyaknya manusia.
Aamiin.
Dicintai Allah, diburu calon mertua, dan disayangi banyak orang
1. Aqidahnya Bersih
Gak percaya tahayul, mistis, dan bergantung hanya pada Allah
2. Ibadah yang benar
Ibadah berlandaskan ilmu, bukan hanya katanya
3. Akhlaq yang baik
Bersikap baik dan benar dimanapun dan kapanpun
4. Kuat jasmaninya
Suka olahraga, menjaga makanan, membiasakan shaum
5. Berpengetahuan Luas
Seneng membaca quran, baca buku, dan baca situasi
6. Berjuang melawan hawa nafsunya
Nggak diperbudak oleh hawa nafsunya, menjaga kehormatan dirinya
7. Pandai menjaga waktunya
Nggak suka ngabisin waktu yang gak penting, misalnya online berlebihan, main game atau nonton televisi
8. Teratur dalam urusannya
Tertata dengan rapi dan termanaje setiap urusannya
9. Mandiri
Nggak minta ke orang tua, bahkan bisa membantu ortu dan suadaranya. Semangat menjemput rizki yang halal
10.Bermanfaat bagi sesamanya
Senang berbagi, memberi solusi dan memberikan nilai tambah bagi lingkungannya
Semoga kita bisa jadi pemuda idaman yang dicintai Allah, dan bermanfaat bagi sebanyak-banyaknya manusia.
Aamiin.
Senin, 21 April 2014
::JIKA MASALAH DATANG::
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
::JIKA MASALAH DATANG::
“Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dia mempunyai dalam kebun itu segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, lalu terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya.” (QS.Al-Baqarah [2] : 266)
Sukakah kalian jika Aku beri kebun, dari kebun anggur. Kalau bahasa kita sekarang seneng enggak dikasih usaha, dikasih kerjaan. Yang berbuah ranum, bagus usahanya, menguntungkan, portofolionya mengagumkan orang dan membuat orang iri akan kedudukan kita. Tapi ketika Allah bertanya senang apa tidak, ada pernyataan berikutnya. Apa itu? “Tapi begitu masuk di usia tua, mulai banyak masalah berdatangan. Dan memiliki keturunan yang lemah. Kemudian datang api yang sekali datang kebun itu menjadi abu.”
Kalau saudara dikasih begitu mau enggak? Dengan usaha yang menguntungkan dan berjalan dengan sukses, tapi ujung-ujungnya kembali lagi ke nol, bahkan minus barangkali. Hancur tanpa ada sisa. Nah, begitula Allah, ketika Allah memberikan seseorang sebuah keistimewaan di dunia, dan derajat tertinggi di dunia, kita jadi makhluk-Nya jangan seneng dulu, apalagi malah kita melupakan Allah.
Bisa jadi itu bukan rahmat, melainkan azab yang sudah menunggu di depan mata. Kalau kita menginginkan apa yang kita kehendaki, tapi bukan menginginkan apa yang Allah kehendaki, bisa mati kita, Capek, bahkan sia-sia.
====================
“Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dia mempunyai dalam kebun itu segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, lalu terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya.” (QS.Al-Baqarah [2] : 266)
Sukakah kalian jika Aku beri kebun, dari kebun anggur. Kalau bahasa kita sekarang seneng enggak dikasih usaha, dikasih kerjaan. Yang berbuah ranum, bagus usahanya, menguntungkan, portofolionya mengagumkan orang dan membuat orang iri akan kedudukan kita. Tapi ketika Allah bertanya senang apa tidak, ada pernyataan berikutnya. Apa itu? “Tapi begitu masuk di usia tua, mulai banyak masalah berdatangan. Dan memiliki keturunan yang lemah. Kemudian datang api yang sekali datang kebun itu menjadi abu.”
Kalau saudara dikasih begitu mau enggak? Dengan usaha yang menguntungkan dan berjalan dengan sukses, tapi ujung-ujungnya kembali lagi ke nol, bahkan minus barangkali. Hancur tanpa ada sisa. Nah, begitula Allah, ketika Allah memberikan seseorang sebuah keistimewaan di dunia, dan derajat tertinggi di dunia, kita jadi makhluk-Nya jangan seneng dulu, apalagi malah kita melupakan Allah.
Bisa jadi itu bukan rahmat, melainkan azab yang sudah menunggu di depan mata. Kalau kita menginginkan apa yang kita kehendaki, tapi bukan menginginkan apa yang Allah kehendaki, bisa mati kita, Capek, bahkan sia-sia.
====================
Manfaat Sedekah
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
Manfaat Sedekah
Sering kali, kita beranggapan sedekah hanya berguna bagi penerima. Jarang disadari sedekah berfaedah juga bagi pelakunya. Secara rohani, sedekah menjadi sarana penyucian diri dari dosa dan sifat kikir. Allah berfirman, ''Ambillah sedekah (zakat) dari sebagian harta mereka. Dengan sedekah, kamu membersihkan dan menyucikan mereka.'' (QS Attaubah [9]: 103).
Secara sosial, sedekah memupuk solidaritas dan pemberdayaan harkat ataupun martabat kaum lemah, fakir, miskin, dan yatim (baik dalam pengertian nasab maupun sosial, yaitu mereka yang tidak punya pekerjaan). Kalangan ekonomi tertinggal banyak terbantu, seperti mempercepat pemerataan kesejahteraan yang mampu menekan angka kriminalitas secara signifikan.
Sedekah akan berfungsi sebagai neraca keadilan yang menjembatani ketimpangan sosial di tengah masyarakat. Kondisi lingkungan sosial tidak sehat bila orang kaya menghabiskan uang puluhan juta rupiah untuk hiburan, sementara banyak orang miskin tidak makan tiga hari tiga malam. Urwah bin Zubair menyindir, bila orang kaya tidak dermawan, lantas apa bedanya dengan orang miskin?
Belum lagi, adanya fakta seorang ibu tega membunuh anaknya karena lapar. Jika kita melek sedekah dan sadar masih banyak tetangga miskin, semua berita tragis itu tidak perlu terjadi. Makna etimologis sedekah sejajar dengan arti keimananan (ashshidqu), yaitu upaya membenarkan keimanan dengan perbuatan. Termasuk, keimanan palsu jika seseorang mengaku mukmin, tetapi tidak dermawan. Rasulullah bersabda, ''Perilaku dermawan, bukti keimanan.'' (HR Muslim). Sebaliknya, Allah mengecam orang yang menghardik pengemis dan anak yatim sebagai mendustakan agama dan keimanan (QS Alma'un [107]: 1-3).
Ingatlah, ada janji besar bagi mereka yang suka meringankan beban orang lain. Sabda Rasulullah SAW, ''Barang siapa meringankan seorang mukmin dari kesulitan dunia, Allah kelak meringankannya dari kesulitan hari kiamat.'' (HR Muslim).
Kesenjangan tidak akan menganga lebar apabila lahir orang-orang dermawan yang mau menyisihkan harta guna membantu yang berkekurangan. Kedudukan orang dermawan begitu mulia di hadapan Allah. Mereka yang suka bersedekah di kala senang dan susah, mereka itulah orang yang dijanjikan Allah dengan ampunan dan surga seluas hamparan langit dan bumi (QS Alimran [3]: 133-134). ROL
SEDEKAH JUGA SALAH SATU TIPS SUKSES LOH ... ^_^
semakin banyak sedekah semakin kita kaya ..
Sering kali, kita beranggapan sedekah hanya berguna bagi penerima. Jarang disadari sedekah berfaedah juga bagi pelakunya. Secara rohani, sedekah menjadi sarana penyucian diri dari dosa dan sifat kikir. Allah berfirman, ''Ambillah sedekah (zakat) dari sebagian harta mereka. Dengan sedekah, kamu membersihkan dan menyucikan mereka.'' (QS Attaubah [9]: 103).
Secara sosial, sedekah memupuk solidaritas dan pemberdayaan harkat ataupun martabat kaum lemah, fakir, miskin, dan yatim (baik dalam pengertian nasab maupun sosial, yaitu mereka yang tidak punya pekerjaan). Kalangan ekonomi tertinggal banyak terbantu, seperti mempercepat pemerataan kesejahteraan yang mampu menekan angka kriminalitas secara signifikan.
Sedekah akan berfungsi sebagai neraca keadilan yang menjembatani ketimpangan sosial di tengah masyarakat. Kondisi lingkungan sosial tidak sehat bila orang kaya menghabiskan uang puluhan juta rupiah untuk hiburan, sementara banyak orang miskin tidak makan tiga hari tiga malam. Urwah bin Zubair menyindir, bila orang kaya tidak dermawan, lantas apa bedanya dengan orang miskin?
Belum lagi, adanya fakta seorang ibu tega membunuh anaknya karena lapar. Jika kita melek sedekah dan sadar masih banyak tetangga miskin, semua berita tragis itu tidak perlu terjadi. Makna etimologis sedekah sejajar dengan arti keimananan (ashshidqu), yaitu upaya membenarkan keimanan dengan perbuatan. Termasuk, keimanan palsu jika seseorang mengaku mukmin, tetapi tidak dermawan. Rasulullah bersabda, ''Perilaku dermawan, bukti keimanan.'' (HR Muslim). Sebaliknya, Allah mengecam orang yang menghardik pengemis dan anak yatim sebagai mendustakan agama dan keimanan (QS Alma'un [107]: 1-3).
Ingatlah, ada janji besar bagi mereka yang suka meringankan beban orang lain. Sabda Rasulullah SAW, ''Barang siapa meringankan seorang mukmin dari kesulitan dunia, Allah kelak meringankannya dari kesulitan hari kiamat.'' (HR Muslim).
Kesenjangan tidak akan menganga lebar apabila lahir orang-orang dermawan yang mau menyisihkan harta guna membantu yang berkekurangan. Kedudukan orang dermawan begitu mulia di hadapan Allah. Mereka yang suka bersedekah di kala senang dan susah, mereka itulah orang yang dijanjikan Allah dengan ampunan dan surga seluas hamparan langit dan bumi (QS Alimran [3]: 133-134). ROL
SEDEKAH JUGA SALAH SATU TIPS SUKSES LOH ... ^_^
semakin banyak sedekah semakin kita kaya ..
::10 HAL YANG MEMBUAT HATI MATI::
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
::10 HAL YANG MEMBUAT HATI MATI::
1. Kita tahu bahwa Allah itu ada, tapi tidak melaksanakan hak-Nya.
2. Kita membaca al-Qur`an, tapi tidak mengamalkannya.
3. Kita mengaku cinta Rasulullah SAW, tapi meninggalkan sunnahnya.
4. Kita mengaku setan itu musuh kita, tapi kita mengikuti rayuannya.
5. Kita menginginkan surga, tapi tidak berusaha mendapatkannya.
6. Kita takut neraka, tapi justru kita menyerahkan diri kita untuknya.
7. Kita tahu bahwa kematian adalah pasti, tapi kita tidak mempersiapkannya.
8. Kita sibuk dengan aib orang lain, tapi melupakan aib diri sendiri.
9. Kita menikmati karunia Allah, tapi tidak mensyukurinya.
10. Kita ikut mengubur saudara-saudara kita yang telah mati, tapi tidak bisa mengambil pelajaran.
Astagfirullah... Semoga kita dijauhi dari segala yang merusak hati kita menjadi Mati. Aamiin
======================
1. Kita tahu bahwa Allah itu ada, tapi tidak melaksanakan hak-Nya.
2. Kita membaca al-Qur`an, tapi tidak mengamalkannya.
3. Kita mengaku cinta Rasulullah SAW, tapi meninggalkan sunnahnya.
4. Kita mengaku setan itu musuh kita, tapi kita mengikuti rayuannya.
5. Kita menginginkan surga, tapi tidak berusaha mendapatkannya.
6. Kita takut neraka, tapi justru kita menyerahkan diri kita untuknya.
7. Kita tahu bahwa kematian adalah pasti, tapi kita tidak mempersiapkannya.
8. Kita sibuk dengan aib orang lain, tapi melupakan aib diri sendiri.
9. Kita menikmati karunia Allah, tapi tidak mensyukurinya.
10. Kita ikut mengubur saudara-saudara kita yang telah mati, tapi tidak bisa mengambil pelajaran.
Astagfirullah... Semoga kita dijauhi dari segala yang merusak hati kita menjadi Mati. Aamiin
======================
Apa Rahasia Bisa Bersyukur?
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
Apa Rahasia Bisa Bersyukur?
Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada supir pribadinya, "Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?" Si supir menjawab, "Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya sukai" Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi, "Bagaimana kamu bisa begitu yakin?"
Supirnya menjawab, "Begini, pak, saya sudah belajar bahwa saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai, karena itu saya selalu menyukai apapun yang saya dapatkan."
Jawaban singkat tadi merupakan wujud perasaan syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.
Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.
Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah Anda sudah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang baik. Tapi Anda masih merasa kurang.
Pikiran Anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi "kaya" dalam arti yang sesungguhnya.
Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang "kaya". Orang yang "kaya" bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki.
Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.
Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seorang pengarang pernah mengatakan, "Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi." Ini perwujudan rasa syukur.
Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.
Kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.
Saya ingat, pertama kali bekerja saya senantiasa membandingkan penghasilan saya dengan rekan-rekan semasa kuliah. Perasaan ini membuat saya resah dan gelisah. Sebagai mantan mahasiswa teladan di kampus, saya merasa gelisah setiap mengetahui ada kawan satu angkatan yang memperoleh penghasilan di atas saya. Nyatanya, selalu saja ada kawan yang penghasilannya melebihi saya.
Saya menjadi gemar bergonta-ganti pekerjaan, hanya untuk mengimbangi rekan-rekan saya. Saya bahkan tak peduli dengan jenis pekerjaannya, yang penting gajinya lebih besar. Sampai akhirnya saya sadar bahwa hal ini tak akan pernah ada habisnya. Saya berubah dan mulai mensyukuri apa yang saya dapatkan. Kini saya sangat menikmati pekerjaan saya.
Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, "Lulu, Lulu." Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter menjawab, "Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu." Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, "Lulu, Lulu". "Orang ini juga punya masalah dengan Lulu?" tanyanya keheranan. Dokter kemudian menjawab, "Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu."
Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi. Saya ingin mengakhiri tulisan ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, "Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga."
Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada supir pribadinya, "Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?" Si supir menjawab, "Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya sukai" Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi, "Bagaimana kamu bisa begitu yakin?"
Supirnya menjawab, "Begini, pak, saya sudah belajar bahwa saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai, karena itu saya selalu menyukai apapun yang saya dapatkan."
Jawaban singkat tadi merupakan wujud perasaan syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.
Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.
Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah Anda sudah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang baik. Tapi Anda masih merasa kurang.
Pikiran Anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi "kaya" dalam arti yang sesungguhnya.
Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang "kaya". Orang yang "kaya" bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki.
Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.
Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seorang pengarang pernah mengatakan, "Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi." Ini perwujudan rasa syukur.
Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.
Kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.
Saya ingat, pertama kali bekerja saya senantiasa membandingkan penghasilan saya dengan rekan-rekan semasa kuliah. Perasaan ini membuat saya resah dan gelisah. Sebagai mantan mahasiswa teladan di kampus, saya merasa gelisah setiap mengetahui ada kawan satu angkatan yang memperoleh penghasilan di atas saya. Nyatanya, selalu saja ada kawan yang penghasilannya melebihi saya.
Saya menjadi gemar bergonta-ganti pekerjaan, hanya untuk mengimbangi rekan-rekan saya. Saya bahkan tak peduli dengan jenis pekerjaannya, yang penting gajinya lebih besar. Sampai akhirnya saya sadar bahwa hal ini tak akan pernah ada habisnya. Saya berubah dan mulai mensyukuri apa yang saya dapatkan. Kini saya sangat menikmati pekerjaan saya.
Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, "Lulu, Lulu." Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter menjawab, "Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu." Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, "Lulu, Lulu". "Orang ini juga punya masalah dengan Lulu?" tanyanya keheranan. Dokter kemudian menjawab, "Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu."
Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi. Saya ingin mengakhiri tulisan ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, "Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga."
KEUTAMAAN YANG SANGAT BESAR DARI MEMELIHARA ANAK YATIM
KEUTAMAAN YANG SANGAT BESAR DARI MEMELIHARA ANAK YATIM
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Ibnu Majah meriwayatkan : Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Siapa yang mengasuh tiga anak yatim, maka bagaikan orang yang bangun pada malam hari dan puasa pada siang harinya, dan bagaikan orang yang keluar tiap pagi dan sore hari menghunus pedangnya untuk jihad fisabilillah. Dan kelak disurga bersamaku bagaikan saudara, sebagaimana jari ini bersaudara yaitu jari telunjuk dan jari tengah.
At Tirmidzi meriwayatkan : Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Siapa yang memelihara anak yatim di tengah kaum muslimin untuk memberi makan dan minum, maka pasti Allah akan memasukkannya kedalam surga kecuali jika ia telah berbuat dosa yang tidak dapat diampuni. Dilain riawayat ada tambahan : sampai ia dapat berusaha mencari makan sendiri, maka pasti ia masuk surga.
Ibnu Majah meriwayatkan : Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Sebaik2 rumah kaum muslimin ialah rumah yang ada anak yatim diasuh dengan baik dan sejahat-jahat rumah kaum muslimin yaitu rumah yang ada anak yatim yang selalu diganggu dan disakiti hatinya.
Hamzah bin Yusuf dan Ibnu An Najjar meriwayatkan : Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Bahwasanya di surga ada gedung yang bernama Baitul Farah, tidak dapat memasukinya kecuali orang yang telah menggembirakan anak-anak yatim dari kaum muslimin.
Imam Ahmad meriwayatkan : Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Siapa yang mengusap kepala anak yatim benar-benar karena rasa sayang dan karena Allah, maka Allah akan memberinya pada tiap rambut yang di usap oleh tangannya beberapa kebaikan.
Semoga status di atas dapat menambah pengetahuan ilmu agama kita dan semoga dengan status di atas pula kita makin mencintai dan mengasihi anak2 yatim. Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin.
Sumber : Irsyadul 'Ibad Ilaa Sabilir Rasyad
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Ibnu Majah meriwayatkan : Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Siapa yang mengasuh tiga anak yatim, maka bagaikan orang yang bangun pada malam hari dan puasa pada siang harinya, dan bagaikan orang yang keluar tiap pagi dan sore hari menghunus pedangnya untuk jihad fisabilillah. Dan kelak disurga bersamaku bagaikan saudara, sebagaimana jari ini bersaudara yaitu jari telunjuk dan jari tengah.
At Tirmidzi meriwayatkan : Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Siapa yang memelihara anak yatim di tengah kaum muslimin untuk memberi makan dan minum, maka pasti Allah akan memasukkannya kedalam surga kecuali jika ia telah berbuat dosa yang tidak dapat diampuni. Dilain riawayat ada tambahan : sampai ia dapat berusaha mencari makan sendiri, maka pasti ia masuk surga.
Ibnu Majah meriwayatkan : Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Sebaik2 rumah kaum muslimin ialah rumah yang ada anak yatim diasuh dengan baik dan sejahat-jahat rumah kaum muslimin yaitu rumah yang ada anak yatim yang selalu diganggu dan disakiti hatinya.
Hamzah bin Yusuf dan Ibnu An Najjar meriwayatkan : Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Bahwasanya di surga ada gedung yang bernama Baitul Farah, tidak dapat memasukinya kecuali orang yang telah menggembirakan anak-anak yatim dari kaum muslimin.
Imam Ahmad meriwayatkan : Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
Siapa yang mengusap kepala anak yatim benar-benar karena rasa sayang dan karena Allah, maka Allah akan memberinya pada tiap rambut yang di usap oleh tangannya beberapa kebaikan.
Semoga status di atas dapat menambah pengetahuan ilmu agama kita dan semoga dengan status di atas pula kita makin mencintai dan mengasihi anak2 yatim. Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin.
Sumber : Irsyadul 'Ibad Ilaa Sabilir Rasyad
16 tahun Jenazah Syuhada utuh
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
SUBHANALLAH.. ALLAHU'AKBAR..!!
16 tahun Jenazah Syuhada utuh
Bismillahir rahmaanir rahiim..
Al-Syarif Khalil meninggal dunia 16 tahun yang lalu. Ia berasal dari Palestina. Ia syahid ketika sedang melawan tentara Israel.
Beberapa waktu lalu, kuburan Khalil tanpa sengaja kembali tergali. Sudah menjadi kebiasaan di Palestina menyatukan jenazah para syuhada di kuburan yang sama.
Juga menjadi kebiasaan di Timur Tengah dan Arab mengebumikan jenazah di liang lahat yang telah lama digunakan.
Namun, semua orang langsung terkejut ketika mereka menemukan jenazah Khalil yang tidak dijamah oleh tanah dan masih utuh.
Jenazahnya bahkan seperti baru saja dikebumikan satu jam saja.
Satu jari telunjuknya tegak, seperti orang tengah melakukan tasyahud dalam shalat.
“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.”
[QS. AL BAQARAH:154]
SubhanALLAH..!!
______________________________________
16 tahun Jenazah Syuhada utuh
Bismillahir rahmaanir rahiim..
Al-Syarif Khalil meninggal dunia 16 tahun yang lalu. Ia berasal dari Palestina. Ia syahid ketika sedang melawan tentara Israel.
Beberapa waktu lalu, kuburan Khalil tanpa sengaja kembali tergali. Sudah menjadi kebiasaan di Palestina menyatukan jenazah para syuhada di kuburan yang sama.
Juga menjadi kebiasaan di Timur Tengah dan Arab mengebumikan jenazah di liang lahat yang telah lama digunakan.
Namun, semua orang langsung terkejut ketika mereka menemukan jenazah Khalil yang tidak dijamah oleh tanah dan masih utuh.
Jenazahnya bahkan seperti baru saja dikebumikan satu jam saja.
Satu jari telunjuknya tegak, seperti orang tengah melakukan tasyahud dalam shalat.
“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.”
[QS. AL BAQARAH:154]
SubhanALLAH..!!
______________________________________
Sabtu, 12 April 2014
Banyak orang Muslim, tapi nggak paham Islam | banyak orang Muslim, tapi nggak amalkan Islam :(
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
padahal diluar Islam, banyak orang berpikir dan akhirnya masuk Islam | karena kagum dengan Islam dan terkesima sama dasar agama Islam
bagi orang yang diluar Islam lalu memeluk Islam | dasar-dasar agama dalam Islam itu jelas | sayang banyak Muslim justru tak paham
sekarang banyak Muslim justru sekuler, dan mempertanyakan keabsahan Islam | padahal ilmunya nggak ada apa-apanya dibanding ulama terdahulu
lebih parah lagi, banyak yang dikatakan "pimpinan" Muslim | yang merasa modern dan keren bila mengambil pemikiran-pemikiran diluar Islam
penyakit mental terjajah, hasil jajahan 350 tahun Belanda | jadinya jumawa dan kebarat-baratan | senang bila dipuji-puji orang kafir
"pemimpin-pemimpin" Muslim ini mengatakan | ini 'Islam ala Indonesia', 'ini Islam Kekinian' | merasa lebih tau dari Allah yang punya agama
padahal Islam itu diturunkan sempurna dan paripurna pada zaman Rasulullah Muhammad | tak perlu penambahan atau pengurangan atau perubahan
adapun tatacara, syariat Islam sudah diatur oleh Allah | untuk bisa menyesuaikan dengan wasilah (perantaraan) apapun sesuai teknologi
Al-Qur'an dan Al-Hadits lah yang sudah final, selainnya tiada yang final | Al-Qur'an dan Al-Hadits lah yang tetap, yang lain bisa berubah
sehingga lucu bila ada Muslim menganggap ada kebenaran diluar Islam | aneh bila merasa ada kebenaran diluar Al-Qur'an dan As-Sunnah
pelajarilah Islam, Al-Qur'an dan As-Sunnah sebagai sumbernya | bila perlu figur panutan, cukup Rasul, sahabat, tabiin dan tabiut-tabiin
bila ada figur Muslim namun membatalkan apa yang diwajibkan Rasulullah | kita sudah tahu bahwa Rasulullah-lah panutan jalan ke surga
Rasulullah terapkan hukum syariat secara total dalam satu kepemimpinan | ada Muslim yang menolak konsep ini? abaikan
Allah mencela riba dan pelakunya, Rasulullah memberantas praktek riba | ada Muslim yang memfatwakan bolehnya riba? abaikan saja
Rasulullah wajibkan hijab bagi istri, anak, dan Muslimah | tapi ada figur Muslim yang memfatwakan hijab tak wajib | yang begini, abaikan
Rasulullah berjihad (berperang) fii sabilillah puluhan kali dalam hidupnya | bila ada yang bilang jihad sekarang nggak ada? | abaikan saja
betul, intepretasi dari ayat Allah dan hadits perlu dilakukan | dan bagi kita sudah cukup sahabat, tabiin, dan tabiut tabiin saja
karena sahabat, tabiin, dan tabiut-tabiin tentu lebih paham bagaimana praktik Rasulullah | karena mereka lebih dekat zamannya dan ilmunya
maka untuk urusan Al-Qur'an, tafsir karya Ibnu Katsir, Thabari, atau Jalalain tentu jauh lebih terpercaya | dibanding tafsir baru-baru ini
untuk hadits, tentu Imam Bukhari, Muslim, Ahmad, dan muhadditsin lainnya | jauh lebih berhak atas 'shahih' tidaknya satu hadits
namun alhamdulillah, masih banyak diantara hamba Allah yang takut pada-Nya, taat pada-Nya | yang mengabdikan diri pada agama Allah :)
dan kami walau tak termasuk ulama, insyaAllah akan terus khidmatkan diri pada agama Allah | agar ummat dekat pada ulama-ulama yang baik
subhanAllah, semoga kita terus dijaga Allah dari dunia dan orang-orang yang tak suka pada kebenaran | didekatkan dengan ilmu dan ulama
sebagai penutup kalam ini, kami sampaikan sepetik ayat | mudah-mudahan menyemangati kita bahwa Allah pasti menolong kita
"mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut mereka, dan Allah menyempurnakan cahaya-Nya, walau kaum kafir membencinya" (QS 61:8)
Sumber : Ustadz Felix Siauw
padahal diluar Islam, banyak orang berpikir dan akhirnya masuk Islam | karena kagum dengan Islam dan terkesima sama dasar agama Islam
bagi orang yang diluar Islam lalu memeluk Islam | dasar-dasar agama dalam Islam itu jelas | sayang banyak Muslim justru tak paham
sekarang banyak Muslim justru sekuler, dan mempertanyakan keabsahan Islam | padahal ilmunya nggak ada apa-apanya dibanding ulama terdahulu
lebih parah lagi, banyak yang dikatakan "pimpinan" Muslim | yang merasa modern dan keren bila mengambil pemikiran-pemikiran diluar Islam
penyakit mental terjajah, hasil jajahan 350 tahun Belanda | jadinya jumawa dan kebarat-baratan | senang bila dipuji-puji orang kafir
"pemimpin-pemimpin" Muslim ini mengatakan | ini 'Islam ala Indonesia', 'ini Islam Kekinian' | merasa lebih tau dari Allah yang punya agama
padahal Islam itu diturunkan sempurna dan paripurna pada zaman Rasulullah Muhammad | tak perlu penambahan atau pengurangan atau perubahan
adapun tatacara, syariat Islam sudah diatur oleh Allah | untuk bisa menyesuaikan dengan wasilah (perantaraan) apapun sesuai teknologi
Al-Qur'an dan Al-Hadits lah yang sudah final, selainnya tiada yang final | Al-Qur'an dan Al-Hadits lah yang tetap, yang lain bisa berubah
sehingga lucu bila ada Muslim menganggap ada kebenaran diluar Islam | aneh bila merasa ada kebenaran diluar Al-Qur'an dan As-Sunnah
pelajarilah Islam, Al-Qur'an dan As-Sunnah sebagai sumbernya | bila perlu figur panutan, cukup Rasul, sahabat, tabiin dan tabiut-tabiin
bila ada figur Muslim namun membatalkan apa yang diwajibkan Rasulullah | kita sudah tahu bahwa Rasulullah-lah panutan jalan ke surga
Rasulullah terapkan hukum syariat secara total dalam satu kepemimpinan | ada Muslim yang menolak konsep ini? abaikan
Allah mencela riba dan pelakunya, Rasulullah memberantas praktek riba | ada Muslim yang memfatwakan bolehnya riba? abaikan saja
Rasulullah wajibkan hijab bagi istri, anak, dan Muslimah | tapi ada figur Muslim yang memfatwakan hijab tak wajib | yang begini, abaikan
Rasulullah berjihad (berperang) fii sabilillah puluhan kali dalam hidupnya | bila ada yang bilang jihad sekarang nggak ada? | abaikan saja
betul, intepretasi dari ayat Allah dan hadits perlu dilakukan | dan bagi kita sudah cukup sahabat, tabiin, dan tabiut tabiin saja
karena sahabat, tabiin, dan tabiut-tabiin tentu lebih paham bagaimana praktik Rasulullah | karena mereka lebih dekat zamannya dan ilmunya
maka untuk urusan Al-Qur'an, tafsir karya Ibnu Katsir, Thabari, atau Jalalain tentu jauh lebih terpercaya | dibanding tafsir baru-baru ini
untuk hadits, tentu Imam Bukhari, Muslim, Ahmad, dan muhadditsin lainnya | jauh lebih berhak atas 'shahih' tidaknya satu hadits
namun alhamdulillah, masih banyak diantara hamba Allah yang takut pada-Nya, taat pada-Nya | yang mengabdikan diri pada agama Allah :)
dan kami walau tak termasuk ulama, insyaAllah akan terus khidmatkan diri pada agama Allah | agar ummat dekat pada ulama-ulama yang baik
subhanAllah, semoga kita terus dijaga Allah dari dunia dan orang-orang yang tak suka pada kebenaran | didekatkan dengan ilmu dan ulama
sebagai penutup kalam ini, kami sampaikan sepetik ayat | mudah-mudahan menyemangati kita bahwa Allah pasti menolong kita
"mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut mereka, dan Allah menyempurnakan cahaya-Nya, walau kaum kafir membencinya" (QS 61:8)
Sumber : Ustadz Felix Siauw
Tidak Putus Asa
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
Dahulu, ada seorang pengusaha yang cukup berhasil di kota ini. Ketika sang suami jatuh sakit, satu per satu pabrik mereka dijual. Harta mereka terkuras untuk berbagai biaya pengobatan. Hingga mereka harus pindah ke pinggiran kota
dan membuka rumah makan sederhana. Sang suami pun telah tiada. Beberapa tahun kemudian, rumah makan itu pun harus berganti rupa menjadi warung makan yang lebih kecil sebelah pasar.
Setelah lama tak mendengar kabarnya, kini setiap malam tampak sang istri dibantu oleh anak dan menantunya menggelar tikar berjualan lesehan di alun-alun kota. Cucunya sudah beberapa.Orang-orang pun masih mengenal masa lalunya yang berkelimpahan. Namun, ia tak kehilangan senyumnya yang tegar saat meladeni para pembeli. Wahai ibu, bagaimana kau sedemikian kuat?
“Harapan nak! Jangan kehilangan harapan.Bukankah seorang guru dunia pernah berujar, karena harapanlah seorang ibu menyusui anaknya. Karena harapanlah kita menanam pohon meski kita tahu kita tak kan sempat memetik buahnya yang
ranum bertahun-tahun kemudian. Sekali kau kehilangan harapan, kau kehilangan seluruh kekuatanmu untuk menghadapi
dunia”.
Dahulu, ada seorang pengusaha yang cukup berhasil di kota ini. Ketika sang suami jatuh sakit, satu per satu pabrik mereka dijual. Harta mereka terkuras untuk berbagai biaya pengobatan. Hingga mereka harus pindah ke pinggiran kota
dan membuka rumah makan sederhana. Sang suami pun telah tiada. Beberapa tahun kemudian, rumah makan itu pun harus berganti rupa menjadi warung makan yang lebih kecil sebelah pasar.
Setelah lama tak mendengar kabarnya, kini setiap malam tampak sang istri dibantu oleh anak dan menantunya menggelar tikar berjualan lesehan di alun-alun kota. Cucunya sudah beberapa.Orang-orang pun masih mengenal masa lalunya yang berkelimpahan. Namun, ia tak kehilangan senyumnya yang tegar saat meladeni para pembeli. Wahai ibu, bagaimana kau sedemikian kuat?
“Harapan nak! Jangan kehilangan harapan.Bukankah seorang guru dunia pernah berujar, karena harapanlah seorang ibu menyusui anaknya. Karena harapanlah kita menanam pohon meski kita tahu kita tak kan sempat memetik buahnya yang
ranum bertahun-tahun kemudian. Sekali kau kehilangan harapan, kau kehilangan seluruh kekuatanmu untuk menghadapi
dunia”.
.::6 HAL JAMINAN SURGA DARI RASULULLAH SAW::.
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
Mari kita merenungi nasihat Rasulullah,"Jaminlah untukku enam hal darimu,aku jamin surga untukmu."
1. Benar dalam bicara.
2. Menepati janji kepada ALLAH,seperti shalat,zakat,puasa dan lain-lain,serta janji pada manusia,seperti nazar,sumpah dan sebagainya.
3. Tunaikan amanah.
4. Tutup aurat dan jaga kemaluanmu.
5. Tahan matamu dari yang haram / maksiat (pornogarafi).
6. Jaga tangan,seperti memukul bukan hak,menerima atau memberi yang haram,menyentuh yang bukan mahramnya.
(HR Ahmad, Ibnu Hibban dan Baihaqi).
Semoga kita termasuk didalamnya amin amin amin.
=================
Mari kita merenungi nasihat Rasulullah,"Jaminlah untukku enam hal darimu,aku jamin surga untukmu."
1. Benar dalam bicara.
2. Menepati janji kepada ALLAH,seperti shalat,zakat,puasa dan lain-lain,serta janji pada manusia,seperti nazar,sumpah dan sebagainya.
3. Tunaikan amanah.
4. Tutup aurat dan jaga kemaluanmu.
5. Tahan matamu dari yang haram / maksiat (pornogarafi).
6. Jaga tangan,seperti memukul bukan hak,menerima atau memberi yang haram,menyentuh yang bukan mahramnya.
(HR Ahmad, Ibnu Hibban dan Baihaqi).
Semoga kita termasuk didalamnya amin amin amin.
=================
Lafal “Amin” yang Benar
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
Pertanyaan:
Bismillah. Assalamu ‘alaikum, Ustadz. Saya mau tanya perihal lafal “Amin” saat shalat berjemaah setelah imam membaca surah Al-Fatihah. Bagaimana dengan panjang-pendeknya bacaan “Amin” tersebut, karena saya mengetahui dalam kaidah bahasa Arab, lafal “Amin” itu ada 4 perbedaan. Salah satu di antaranya “Aamiin” (alif dan mim sama-sama panjang), yang artinya, “Ya Tuhan, kabulkanlah doa kami.” Apakah lafal ini yang dipakai, atau bagaimana yang diperbolehkan? Jazakallahu khairan.
Ada beberapa kata yang mirip untuk kata “Aamiin“.
1. أَمِيْنٌ (a:pendek, min:panjang), artinya ‘orang yang amanah atau terpercaya’.
2. أٰمِنْ (a:panjang, min:pendek), artinya ‘berimanlah’ atau ‘berilah jaminan keamanan’.
Ketika shalat, kita tidak boleh membaca “Amin” dengan dua cara baca di atas.
3. آمِّيْنَ (a:panjang 5 harakat, mim:bertasydid, dan min: panjang), artinya ‘orang yang bermaksud menuju suatu tempat’.
Ada sebagian ulama yang memperbolehkan membaca “Amin” dalam shalat dengan bentuk bacaan semacam ini. Demikian keterangan Al-Wahidi. Imam An-Nawawi mengatakan, “Ini adalah pendapat yang sangat aneh. Kebanyakan ahli bahasa menganggapnya sebagai kesalahan pengucapan orang awam. Beberapa ulama mazhab kami (Mazhab Syafi’i) mengatakan, ‘Siapa saja yang membaca ‘Amin’ dengan model ini dalam shalatnya maka shalatnya batal.’” (At-Tibyan fi Adab Hamalatil Qur’an, hlm. 134)
4. أٰمِيْنَ (a:panjang 2 harakat karena mengikuti mad badal, min:panjang 4–6 harakat karena mengikuti mad ‘aridh lis sukun, dan nun dibaca mati), artinya ‘kabulkanlah’. Inilah bacaan “Amin” yang benar.
Allahu a’lam.
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah).
Pertanyaan:
Bismillah. Assalamu ‘alaikum, Ustadz. Saya mau tanya perihal lafal “Amin” saat shalat berjemaah setelah imam membaca surah Al-Fatihah. Bagaimana dengan panjang-pendeknya bacaan “Amin” tersebut, karena saya mengetahui dalam kaidah bahasa Arab, lafal “Amin” itu ada 4 perbedaan. Salah satu di antaranya “Aamiin” (alif dan mim sama-sama panjang), yang artinya, “Ya Tuhan, kabulkanlah doa kami.” Apakah lafal ini yang dipakai, atau bagaimana yang diperbolehkan? Jazakallahu khairan.
Lafal “Amin” yang Benar:
Wa’alaikumussalam warahmatullah.Ada beberapa kata yang mirip untuk kata “Aamiin“.
1. أَمِيْنٌ (a:pendek, min:panjang), artinya ‘orang yang amanah atau terpercaya’.
2. أٰمِنْ (a:panjang, min:pendek), artinya ‘berimanlah’ atau ‘berilah jaminan keamanan’.
Ketika shalat, kita tidak boleh membaca “Amin” dengan dua cara baca di atas.
3. آمِّيْنَ (a:panjang 5 harakat, mim:bertasydid, dan min: panjang), artinya ‘orang yang bermaksud menuju suatu tempat’.
Ada sebagian ulama yang memperbolehkan membaca “Amin” dalam shalat dengan bentuk bacaan semacam ini. Demikian keterangan Al-Wahidi. Imam An-Nawawi mengatakan, “Ini adalah pendapat yang sangat aneh. Kebanyakan ahli bahasa menganggapnya sebagai kesalahan pengucapan orang awam. Beberapa ulama mazhab kami (Mazhab Syafi’i) mengatakan, ‘Siapa saja yang membaca ‘Amin’ dengan model ini dalam shalatnya maka shalatnya batal.’” (At-Tibyan fi Adab Hamalatil Qur’an, hlm. 134)
4. أٰمِيْنَ (a:panjang 2 harakat karena mengikuti mad badal, min:panjang 4–6 harakat karena mengikuti mad ‘aridh lis sukun, dan nun dibaca mati), artinya ‘kabulkanlah’. Inilah bacaan “Amin” yang benar.
Allahu a’lam.
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah).
DAHSYATNYA PAHALA BERDZIKIR
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
"Barang siapa membaca, Laa Ilaaha Illallaahu Wahdahu Laa Syariika Lahu, Lahul Mulku Walahul Hamdu Wahuwa 'Alaa Kulli Syai-in Qodiir (Artinya : Tidak ada Tuhan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah Yang Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya semua kerajaan, bagi-Nya semua pujian dan Dia berkuasa atas segala sesuatu) sebanyak 10x di waktu shubuh, maka ditulis baginya 100 kebaikan dan dihapus karenanya 100 kesalahan dan bacaan itu baginya sebanding dengan memerdekakan budak dan dengannya dijaga hari itu sampai sore dari berbagai bencana dan bila membacanya di waktu sore, maka ia dijaga sampai shubuh." (H.R. Ahmad - Abu Dawud).
SubhanAllah...
Sebuah amalan yang ringan untuk diucapkan. Tapi begitu besar pahala bagi yang melaksanakannya..
"Barang siapa membaca, Laa Ilaaha Illallaahu Wahdahu Laa Syariika Lahu, Lahul Mulku Walahul Hamdu Wahuwa 'Alaa Kulli Syai-in Qodiir (Artinya : Tidak ada Tuhan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah Yang Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya semua kerajaan, bagi-Nya semua pujian dan Dia berkuasa atas segala sesuatu) sebanyak 10x di waktu shubuh, maka ditulis baginya 100 kebaikan dan dihapus karenanya 100 kesalahan dan bacaan itu baginya sebanding dengan memerdekakan budak dan dengannya dijaga hari itu sampai sore dari berbagai bencana dan bila membacanya di waktu sore, maka ia dijaga sampai shubuh." (H.R. Ahmad - Abu Dawud).
SubhanAllah...
Sebuah amalan yang ringan untuk diucapkan. Tapi begitu besar pahala bagi yang melaksanakannya..
PANTASKAH KITA MENGELUH ?
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
Padahal kita telah dikaruniai sepasang lengan yang kuat untuk mengubah dunia..
Layakkah kita berkeluh kesah?
Padahal kita telah dianugerahi kecerdasan yang memungkinkan kita untuk membenahi segala sesuatunya.
Apakah kita bermaksud untuk menyia-nyiakan semuanya itu?
lantas menyingkirkan beban dan tanggung jawab kita?
Janganlah kekuatan yang ada pada diri kita, terjungkal karena kita sering berkeluh kesah. Ayo tegarkan hati kita, tegakkan bahu, Jangan biarkan semangat kita hilang hanya karena kita tidak
tahu jawaban dari masalah kita tersebut..
Jangan biarkan kelelahan menghujamkan keunggulan kita.
Ambillah sebuah nafas dalam-dalam, tenangkan semua alam raya yang ada dalam benak kita. Lalu temukan lagi secercah cahaya dibalik awan nan mendung dan mulailah ambil langkah baru.
Sesungguhnya, ada orang yang lebih berhak mengeluh dibanding kita. Sayangnya suara mereka parau tak terdengar, karena mereka tak sempat lagi untuk mengeluh. beban kehidupan yang berat lebih suka mereka jalan daripada mereka sesali. Jika demikian, masihkah kita lebih suka mengeluh dari pada menjalani tantangan hidup ini?
Pantaskah kita mengeluh dengan hidup ini ... Ribuan orang di luar sana memimpikan hidup seperti kita tapi mereka di batasi dengan berbagai kekurangan sedangkan kita masih mengeluh dengan berbagai kelebihan ... Buang jauh jauh semua keluhan .. Bangkit semangat......
Mari temen2 semua Introspeksi diri dan mulai untuk selalu belajar BERSYUKUR.
Ayo lah kita tersenyum, dalam menggapai hidup yang indah ini, karena hidup αdαlαh anugerah terindah, yang hanya kita dapati satu kali di dunia ini.
Sambutlah hari-hari kita, dengan senyuman yang merekah dari bibir manismu
#semangat
Padahal kita telah dikaruniai sepasang lengan yang kuat untuk mengubah dunia..
Layakkah kita berkeluh kesah?
Padahal kita telah dianugerahi kecerdasan yang memungkinkan kita untuk membenahi segala sesuatunya.
Apakah kita bermaksud untuk menyia-nyiakan semuanya itu?
lantas menyingkirkan beban dan tanggung jawab kita?
Janganlah kekuatan yang ada pada diri kita, terjungkal karena kita sering berkeluh kesah. Ayo tegarkan hati kita, tegakkan bahu, Jangan biarkan semangat kita hilang hanya karena kita tidak
tahu jawaban dari masalah kita tersebut..
Jangan biarkan kelelahan menghujamkan keunggulan kita.
Ambillah sebuah nafas dalam-dalam, tenangkan semua alam raya yang ada dalam benak kita. Lalu temukan lagi secercah cahaya dibalik awan nan mendung dan mulailah ambil langkah baru.
Sesungguhnya, ada orang yang lebih berhak mengeluh dibanding kita. Sayangnya suara mereka parau tak terdengar, karena mereka tak sempat lagi untuk mengeluh. beban kehidupan yang berat lebih suka mereka jalan daripada mereka sesali. Jika demikian, masihkah kita lebih suka mengeluh dari pada menjalani tantangan hidup ini?
Pantaskah kita mengeluh dengan hidup ini ... Ribuan orang di luar sana memimpikan hidup seperti kita tapi mereka di batasi dengan berbagai kekurangan sedangkan kita masih mengeluh dengan berbagai kelebihan ... Buang jauh jauh semua keluhan .. Bangkit semangat......
Mari temen2 semua Introspeksi diri dan mulai untuk selalu belajar BERSYUKUR.
Ayo lah kita tersenyum, dalam menggapai hidup yang indah ini, karena hidup αdαlαh anugerah terindah, yang hanya kita dapati satu kali di dunia ini.
Sambutlah hari-hari kita, dengan senyuman yang merekah dari bibir manismu
#semangat
KEMBALIKAN TANGAN DITA
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka-luka dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu.
Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka-lukanya itu terkena air.
Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah.
Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. “Oleskan obat saja!” jawab bapak si anak.
Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya.
Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada
pembantu rumah.
“Dita demam, Bu”…jawab pembantunya ringkas. “Kasih minum panadol aja ,” jawab si ibu.
Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya.
Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas.
“Sore nanti kita bawa ke klinik.. Pukul 5.00 sudah siap” kata majikannya itu.
Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena
keadaannya sudah serius.
Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu.
“Tidak ada pilihan..” kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akut…
”Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah” kata dokter itu.
Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yang dapat dikatakan lagi.
Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan.
Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih.
Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata.
“Ayah.. ibu… Dita tidak akan melakukannya lagi….
Dita tak mau lagi ayah pukul.
Dita tak mau jahat lagi…
Dita sayang ayah..sayang ibu.”,
katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya.
“Dita juga sayang Mbok Narti..”
katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris.
“Ayah.. kembalikan tangan Dita.
Untuk apa diambil..
Dita janji tidak akan mengulanginya lagi!
Bagaimana caranya Dita mau makan nanti ?…
Bagaimana Dita mau bermain nanti ?…
Dita janji tidak akan mencoret-coret mobil lagi, ”
katanya berulang-ulang.
Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung-raung dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya.
Nasi sudah jadi bubur. Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf…
Tahun demi tahun kedua orang tua tersebut menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang Ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yg tak bertepi…,
Namun…., si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tersebut tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya..
Sahabat, Rawatlah benih cinta dan sayang yang nilainya lebih besar dari dunia dan seisinya agar tidak menyesal di kemudian hari
#kisahinspirasi
Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka-luka dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu.
Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka-lukanya itu terkena air.
Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah.
Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. “Oleskan obat saja!” jawab bapak si anak.
Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya.
Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada
pembantu rumah.
“Dita demam, Bu”…jawab pembantunya ringkas. “Kasih minum panadol aja ,” jawab si ibu.
Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya.
Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas.
“Sore nanti kita bawa ke klinik.. Pukul 5.00 sudah siap” kata majikannya itu.
Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena
keadaannya sudah serius.
Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu.
“Tidak ada pilihan..” kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akut…
”Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah” kata dokter itu.
Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yang dapat dikatakan lagi.
Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan.
Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih.
Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata.
“Ayah.. ibu… Dita tidak akan melakukannya lagi….
Dita tak mau lagi ayah pukul.
Dita tak mau jahat lagi…
Dita sayang ayah..sayang ibu.”,
katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya.
“Dita juga sayang Mbok Narti..”
katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris.
“Ayah.. kembalikan tangan Dita.
Untuk apa diambil..
Dita janji tidak akan mengulanginya lagi!
Bagaimana caranya Dita mau makan nanti ?…
Bagaimana Dita mau bermain nanti ?…
Dita janji tidak akan mencoret-coret mobil lagi, ”
katanya berulang-ulang.
Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung-raung dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya.
Nasi sudah jadi bubur. Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf…
Tahun demi tahun kedua orang tua tersebut menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang Ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yg tak bertepi…,
Namun…., si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tersebut tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya..
Sahabat, Rawatlah benih cinta dan sayang yang nilainya lebih besar dari dunia dan seisinya agar tidak menyesal di kemudian hari
#kisahinspirasi
KEMBALIKAN TANGAN DITA
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
Sepasang suami isteri - seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja.
pasangan ini mempunyai anak tunggal, gadis cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur.
Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.
Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan.
Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya… karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas, anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.
Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja karena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil.
Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah.
Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya.
Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit,
“Kerjaan siapa ini !!!” ….
Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar. Mukanya merah padam ketakutan lebih-lebih melihat wajah bengis tuannya.
Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan
"Saya tidak tahu...” “Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?” hardik si isteri lagi.
Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata
“Dita yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik …kan!” katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa..
Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali-kali ke telapak tangan anaknya .
Si anak yang tak mengerti apa apa menangis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya.
Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. Pembantu rumah terbengong, tidak tahu harus berbuat apa…
Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya.
Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar.
Bukan maksud saya untuk membuat penasaran, soalnya pernah ada yang komen kok ceritanya panjang. Tapi kalau Sahabat-sahabat mau sampai tuntas tolong komen ya, sebagai bahan masukan bagi saya. Terima kasih
Sepasang suami isteri - seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja.
pasangan ini mempunyai anak tunggal, gadis cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur.
Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.
Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan.
Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya… karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas, anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.
Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja karena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil.
Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah.
Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya.
Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit,
“Kerjaan siapa ini !!!” ….
Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar. Mukanya merah padam ketakutan lebih-lebih melihat wajah bengis tuannya.
Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan
"Saya tidak tahu...” “Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?” hardik si isteri lagi.
Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata
“Dita yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik …kan!” katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa..
Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali-kali ke telapak tangan anaknya .
Si anak yang tak mengerti apa apa menangis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya.
Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. Pembantu rumah terbengong, tidak tahu harus berbuat apa…
Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya.
Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar.
Bukan maksud saya untuk membuat penasaran, soalnya pernah ada yang komen kok ceritanya panjang. Tapi kalau Sahabat-sahabat mau sampai tuntas tolong komen ya, sebagai bahan masukan bagi saya. Terima kasih
#Lanjut Cerita Yang Selanjutnya
PENTINGNYA SHALAT
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
Shalat itu merupakan salah satu rukun Islam, dan disebut Imanuddin (Tiang Agama). Maka dari itu kita tidak dapat disebut muslim, kalau kita tidak shalat.
Dan tahukah ikhwatil iman ? shalat itu merangkum seluruh hakikat dalam Rukun Islam :
1. Dalam shalat ada Syahadat, dan itu merupakan rukun shalat, tidak sah shalat tanpa Syahadat
2. Dalam shalat ada zakat, artian zakat seperti kita ketahui adalah mensucikan harta, dalam shalat kita menjaga kesucian lahir kita. Subhanallah
3. Dalam shalat ada puasa, tidak diperbolehkan makan dan minum saat shalat
4. Dalam shalat juga ada haji, Mustakbilal kiblat. Kita menghadap kiblat.
Dan Shalat merupakan ibadah yang langsung diperintahkan Allah Subhana wata’ala kepada Rasulullah
Perintah Syahadat diturunkan melalui ayat, “Isyhadu bi anna muslimun“. Zakat juga turun ayat, kemudian Puasa turun ayat dan mayoritas muslim InsyaAllah hafal ayat ini “ Yaa Ayyuhal ladzina aamanu kutiba ‘alaykumusyiam, kamaa kutiba ‘alalladzina min qablikum tattakun”. Haji juga turun ayat, namun Shalat, Rasulullah langsung dipanggil oleh Allah melalui peristiwa Isra’ Mi’raj, dan terjadilah amandemen shalat lima waktu, Subhanallah betapa istimewanya shalat yang sering kita lalaikan Ikhwatul iman.
Untuk itu seruan adzan bukanlah seruan seorang muazin melainkan panggilan Allah untuk kita ummat muslim yang perantaranya adalah suara muazin, jangan salah ikhwah fillah J
Dan lafadz adzan bukan sembarang lafadz, mari kita perhatikan
1. Allahu Akbar Allahu Akbar “ Allah MAHA BESAR Allah MAHA BESAR” maka terlihat lah siapa yang membesarkan Allah, siapa yang membesarkan dunia
2. Asyhadu alla ilaa ha illallah “ Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah”
3. Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah “ Aku bersaki Nabi Muhammad adalah Rasul utusan Allah” jelas terlihat mana yang sungguh-sungguh bersaksi, mana yang Cuma saksi ‘palsu’
4. Hayya ‘alasshalat “Mari kita Shalat” renungkan, Allah mengundang kita dengan kata ‘mari’ perlu dipertanyakan bila kita sangat semangat ketika di undang pesta namun tidak senang dengan Undangan Allah, Naudzubillah
5. Hayya ‘alal falah “mari menuju kemenangan” Subhanallah, kita gak usah ngomong mau sukses dong kalau terdengar seruan ini tidak Shalat ?
6. Allahu Akbar Allahu Akbar “ Allah MAHA BESAR Allah MAHA BESAR” lagi-lagi dapat terlihat siapa yang membesarkan Allah, siapa yang membesarkan nafsunya
7. Laa ilaa ha illallah “ Tiada Tuhan Selain Allah” berarti jelas hanya mereka yang Tuhannya Allah saja lah yang menunaikan Shalat, yang tidak shalat ? Wallahua’lam Bisshawab
Dan Shalat ibadah yang tidak bisa di tawar, no Bargaining ! zakat bagi yang mampu, tidak mampu ? kita menerima zakat, Puasa bagi yg mampu, tidak mampu ? bisa dibayar dg fidyah, dengan catatan misalnya sudah uzur, atau sakit, haji ? jelas, benar-benar bagi yang mampu,namun berikhtiar menuju kemampuan itu, namun shalat tidak ada tawar menawar, gk mampu berdiri ? duduk. Gak mampu juga ? berbaring. Gk mampu dengan gerak tangan ? dalam hati. Gak mampu juga dengan hati ? Innalillahi wainnailaihi Raji’un, tanda tidak shalat lagi namun di shalatkan. Naudzubillah
jiifatun tuhya “orang yg sengaja tidak shalat layaknya bangkai hidup” ~ Imam Ali
jelas seperti mayat hidup, karena shalat itu laksana kepala dalam tubuh, jadi muslim yang tidak shalat itu lumpuh imannya, gak hidup imannya karena gak ada kepalanya. Naudzubillah
maa salakakum fii saqara
“Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?”
QS. AL MUDDATSTSIR [74] : 42
qaaluu lam naku mina almushalliina
Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat,
QS. AL MUDDATSTSIR [74] : 43
Naudzubillah berarti sungguh nekat kalau kita meninggalkan shalat, karena itu sama saja kita menjatuhkan diri sendiri ke dalam neraka saqar.
Marilah berjanji pada diri kita sendiri untuk tidak ceroboh membawa tubuh kita ke dalam neraka saqar, semoga Allah menanamkan kecintaan menunaikan shalat dalam diri kita
Wassalam....
Shalat itu merupakan salah satu rukun Islam, dan disebut Imanuddin (Tiang Agama). Maka dari itu kita tidak dapat disebut muslim, kalau kita tidak shalat.
Dan tahukah ikhwatil iman ? shalat itu merangkum seluruh hakikat dalam Rukun Islam :
1. Dalam shalat ada Syahadat, dan itu merupakan rukun shalat, tidak sah shalat tanpa Syahadat
2. Dalam shalat ada zakat, artian zakat seperti kita ketahui adalah mensucikan harta, dalam shalat kita menjaga kesucian lahir kita. Subhanallah
3. Dalam shalat ada puasa, tidak diperbolehkan makan dan minum saat shalat
4. Dalam shalat juga ada haji, Mustakbilal kiblat. Kita menghadap kiblat.
Dan Shalat merupakan ibadah yang langsung diperintahkan Allah Subhana wata’ala kepada Rasulullah
Perintah Syahadat diturunkan melalui ayat, “Isyhadu bi anna muslimun“. Zakat juga turun ayat, kemudian Puasa turun ayat dan mayoritas muslim InsyaAllah hafal ayat ini “ Yaa Ayyuhal ladzina aamanu kutiba ‘alaykumusyiam, kamaa kutiba ‘alalladzina min qablikum tattakun”. Haji juga turun ayat, namun Shalat, Rasulullah langsung dipanggil oleh Allah melalui peristiwa Isra’ Mi’raj, dan terjadilah amandemen shalat lima waktu, Subhanallah betapa istimewanya shalat yang sering kita lalaikan Ikhwatul iman.
Untuk itu seruan adzan bukanlah seruan seorang muazin melainkan panggilan Allah untuk kita ummat muslim yang perantaranya adalah suara muazin, jangan salah ikhwah fillah J
Dan lafadz adzan bukan sembarang lafadz, mari kita perhatikan
1. Allahu Akbar Allahu Akbar “ Allah MAHA BESAR Allah MAHA BESAR” maka terlihat lah siapa yang membesarkan Allah, siapa yang membesarkan dunia
2. Asyhadu alla ilaa ha illallah “ Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah”
3. Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah “ Aku bersaki Nabi Muhammad adalah Rasul utusan Allah” jelas terlihat mana yang sungguh-sungguh bersaksi, mana yang Cuma saksi ‘palsu’
4. Hayya ‘alasshalat “Mari kita Shalat” renungkan, Allah mengundang kita dengan kata ‘mari’ perlu dipertanyakan bila kita sangat semangat ketika di undang pesta namun tidak senang dengan Undangan Allah, Naudzubillah
5. Hayya ‘alal falah “mari menuju kemenangan” Subhanallah, kita gak usah ngomong mau sukses dong kalau terdengar seruan ini tidak Shalat ?
6. Allahu Akbar Allahu Akbar “ Allah MAHA BESAR Allah MAHA BESAR” lagi-lagi dapat terlihat siapa yang membesarkan Allah, siapa yang membesarkan nafsunya
7. Laa ilaa ha illallah “ Tiada Tuhan Selain Allah” berarti jelas hanya mereka yang Tuhannya Allah saja lah yang menunaikan Shalat, yang tidak shalat ? Wallahua’lam Bisshawab
Dan Shalat ibadah yang tidak bisa di tawar, no Bargaining ! zakat bagi yang mampu, tidak mampu ? kita menerima zakat, Puasa bagi yg mampu, tidak mampu ? bisa dibayar dg fidyah, dengan catatan misalnya sudah uzur, atau sakit, haji ? jelas, benar-benar bagi yang mampu,namun berikhtiar menuju kemampuan itu, namun shalat tidak ada tawar menawar, gk mampu berdiri ? duduk. Gak mampu juga ? berbaring. Gk mampu dengan gerak tangan ? dalam hati. Gak mampu juga dengan hati ? Innalillahi wainnailaihi Raji’un, tanda tidak shalat lagi namun di shalatkan. Naudzubillah
jiifatun tuhya “orang yg sengaja tidak shalat layaknya bangkai hidup” ~ Imam Ali
jelas seperti mayat hidup, karena shalat itu laksana kepala dalam tubuh, jadi muslim yang tidak shalat itu lumpuh imannya, gak hidup imannya karena gak ada kepalanya. Naudzubillah
maa salakakum fii saqara
“Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?”
QS. AL MUDDATSTSIR [74] : 42
qaaluu lam naku mina almushalliina
Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat,
QS. AL MUDDATSTSIR [74] : 43
Naudzubillah berarti sungguh nekat kalau kita meninggalkan shalat, karena itu sama saja kita menjatuhkan diri sendiri ke dalam neraka saqar.
Marilah berjanji pada diri kita sendiri untuk tidak ceroboh membawa tubuh kita ke dalam neraka saqar, semoga Allah menanamkan kecintaan menunaikan shalat dalam diri kita
Wassalam....
KISAH MOTIVASI, HIKMAH YANG TERTUANG DARI SETIAP COBAAN DAN PENDERITAAN
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
Setiap penderitaan pasti tidak mengenakkan dan tentu saja menyakitkan. Tetapi di balik itu semua selalu ada hikmah yang bisa kita petik. Penderitaan tersebut bisa karena luka fisik, psikologis, atau kehilangan materi.
Banyak orang yang merasa habis masa depannya ketika tragedi besar dialaminya. Ternyata dengan sikap positif, mereka yang jauh lebih menderita, mengalami tragedi lebih parah, bisa memiliki masa depan lebih baik karena tak mau mengalah pada keadaan. Penderitaan yang dialaminya justru menjadi pemicu untuk bangkit dan meniti jalan sukses, agar hidupnya tak bergantung pada orang lain.
Kisah Tony Christiansen, contohnya. Saat usianya 9 tahun ia mengalami kecelakaan yang membuatnya kehilangan kedua kakinya hingga batas paha. Setelah sembuh ia belajar renang seperti orang normal. Ia kemudian menekuni profesi sebagai penjaga pantai. Dia satu-satunya manusia tanpa kaki di dunia yang berprofesi itu. Ia juga mengikuti olahraga lempar cakram, tolak peluru, lempar lembing yang memberikan 35 medali buat negaranya (Selandia Baru) di paralimpik (olimpiade untuk para penyandang cacat). Dengan sikap pantang menyerah ia menjadi manusia luar biasa.
Ada juga kisah Thomas Alva Edison yang bersikap positif saat menghadapi kebakaran laboratorium penelitiannya. Saat itu usia Edison sudah 67 tahun. Anaknya, Charles, khawatir ayahnya akan depresi menghadapi kejadian itu. Namun Edison justru meminta Charles memanggil ibunya dan teman-temannya. "Cepat panggil mereka, karena peristiwa ini tak akan terulang," kata Edison.
Setelah kebakaran usai Edison malah terlelap di meja dengan berselimut jaket. Ia tidak menderita. Besoknya, ia mengatakan pada anaknya, bahwa kebakaran itu mendatangkan kesempatan baginya untuk membangun laboratorium yang lebih besar di situ. Ia melihat kejadian itu dengan sikap positif.
Sumber : kisah motivasi
Setiap penderitaan pasti tidak mengenakkan dan tentu saja menyakitkan. Tetapi di balik itu semua selalu ada hikmah yang bisa kita petik. Penderitaan tersebut bisa karena luka fisik, psikologis, atau kehilangan materi.
Banyak orang yang merasa habis masa depannya ketika tragedi besar dialaminya. Ternyata dengan sikap positif, mereka yang jauh lebih menderita, mengalami tragedi lebih parah, bisa memiliki masa depan lebih baik karena tak mau mengalah pada keadaan. Penderitaan yang dialaminya justru menjadi pemicu untuk bangkit dan meniti jalan sukses, agar hidupnya tak bergantung pada orang lain.
Kisah Tony Christiansen, contohnya. Saat usianya 9 tahun ia mengalami kecelakaan yang membuatnya kehilangan kedua kakinya hingga batas paha. Setelah sembuh ia belajar renang seperti orang normal. Ia kemudian menekuni profesi sebagai penjaga pantai. Dia satu-satunya manusia tanpa kaki di dunia yang berprofesi itu. Ia juga mengikuti olahraga lempar cakram, tolak peluru, lempar lembing yang memberikan 35 medali buat negaranya (Selandia Baru) di paralimpik (olimpiade untuk para penyandang cacat). Dengan sikap pantang menyerah ia menjadi manusia luar biasa.
Ada juga kisah Thomas Alva Edison yang bersikap positif saat menghadapi kebakaran laboratorium penelitiannya. Saat itu usia Edison sudah 67 tahun. Anaknya, Charles, khawatir ayahnya akan depresi menghadapi kejadian itu. Namun Edison justru meminta Charles memanggil ibunya dan teman-temannya. "Cepat panggil mereka, karena peristiwa ini tak akan terulang," kata Edison.
Setelah kebakaran usai Edison malah terlelap di meja dengan berselimut jaket. Ia tidak menderita. Besoknya, ia mengatakan pada anaknya, bahwa kebakaran itu mendatangkan kesempatan baginya untuk membangun laboratorium yang lebih besar di situ. Ia melihat kejadian itu dengan sikap positif.
Sumber : kisah motivasi
Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah,dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.
—- 000 —–
Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda.Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb.Selain memperbaiki sepeda tersebut, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap.Murid-murid lain menertawakan perbuatannya.Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.
—- 000 —–
Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.”Ibu menjawab: “Mengapa?”Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah. ”Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.
—- 000 —–
Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.”Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.”Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.
—- 000 —–
Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya:“Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?”Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.”Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.”Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi.”Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat:“Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana.”Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunyasetahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.
Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan:“Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.”Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.”Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan”dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.
—- 000 —–
Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir,semua berjalan dengan berat, sangat menderita,hanya satu orang yang berjalan dengan gembira.Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?”Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memilikisecukupnya saja.
"You are what you think about. Beware of your mind"
" hidup itu mudah dan sederhana, lakukan apa yang diperintahkan ALLOH sang pencipta dan pemilik kita, niscaya ALLOH akan mencukupi apapun kebutuhan kita, dan DIA tidak akan menelantarkan apa yang diciptakan-NYA "
_ Mario Quotes
KATA MOTIVASI YANG SANGAT BAGUS. JANGAN TAKUT TERJATUH
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
"Dan
ketika orang lain menyarankan Anda untuk membumikan mimpi anda,
langitkanlah langkah Anda! Mimpi Anda terlalu berharga untuk dikecilkan.
Ketika mimpi dapat hadir di pikiran Anda, ia selalu memiliki ruang
untuk diwujudkan dalam kehidupan.'
Terkadang kita terlalu mengabaikan potensi diri kita sampai melupakan proses alami yang kita telah lewati; padahal ada nilai mendalam yang dapat kita pelajari di dalamnya. Bagi kebanyakan orang yang dilahirkan sempurna, berjalan sudah menjadi hal biasa bagi kita dalam menggunakan kedua kaki. Namun tidakkah Anda sadari kemampuan Anda berjalan, berlari, melompat, dan aktivitas-aktivitas dengan kaki lainya, tidak diperoleh dengan proses yang instan? Sadar atau tidak Anda sadari, kemampuan Anda meggunakan kaki Anda seperti saat ini diperoleh dengan proses yang panjang dan tidak mudah. Anda tidak langsung dapat menggunakan kaki Anda begitu saja, bahkan Anda harus belajar duduk dan merangkak dulu sebelum Anda berjalan. Ketika tulang kaki Anda sudah mulai kokoh, Anda pun harus belajar berjalan perlahan selangkah demi selangkah, baru lama-kelamaan dapat berjalan dengan lancar, berlari, bahkan melompat. Setelah lancar dengan kedua kaki pun terkadang bahkan Anda masih dapat terjatuh.
Kita sebenarnya hanya dituntut untuk belajar bagaimana menggunakan "organ-organ" yang telah Tuhan berikan kepada kita. Namun ketika kita beranjak dewasa dan berusaha menggapai impian kita, banyak dari kita yang menyerah di awal perjuangan. Mengapa bisa terjadi demikian? Karena waktu kecil, kita terlalu banyak melihat orang yang sudah bisa berjalan. Kita menjadi tidak memikirkan proses yang harus kita jalani.
Sedangkan sewaktu dewasa, kita terlalu banyak melihat orang yang hidupnya tidak seperti tujuan hidup anda tersebut, banyak dari mereka juga malah menasihati anda untuk "mengecilkan" mimpi Anda. "Jangan bermimpi ketinggian, nanti kalau jatuh sakit!" Saya yakin kalimat tersebut sudah sering Anda dengar. Lama-kelamaan kita pun merasa memang kita terlalu biasa untuk menjadi luar biasa. Pada akhirnya banyak dari kita memilih tidak terjatuh sama sekali, daripada terjatuh, bangkit, dan belajar dari kejatuhan tersebut.
Terkadang kita terlalu mengabaikan potensi diri kita sampai melupakan proses alami yang kita telah lewati; padahal ada nilai mendalam yang dapat kita pelajari di dalamnya. Bagi kebanyakan orang yang dilahirkan sempurna, berjalan sudah menjadi hal biasa bagi kita dalam menggunakan kedua kaki. Namun tidakkah Anda sadari kemampuan Anda berjalan, berlari, melompat, dan aktivitas-aktivitas dengan kaki lainya, tidak diperoleh dengan proses yang instan? Sadar atau tidak Anda sadari, kemampuan Anda meggunakan kaki Anda seperti saat ini diperoleh dengan proses yang panjang dan tidak mudah. Anda tidak langsung dapat menggunakan kaki Anda begitu saja, bahkan Anda harus belajar duduk dan merangkak dulu sebelum Anda berjalan. Ketika tulang kaki Anda sudah mulai kokoh, Anda pun harus belajar berjalan perlahan selangkah demi selangkah, baru lama-kelamaan dapat berjalan dengan lancar, berlari, bahkan melompat. Setelah lancar dengan kedua kaki pun terkadang bahkan Anda masih dapat terjatuh.
Kita sebenarnya hanya dituntut untuk belajar bagaimana menggunakan "organ-organ" yang telah Tuhan berikan kepada kita. Namun ketika kita beranjak dewasa dan berusaha menggapai impian kita, banyak dari kita yang menyerah di awal perjuangan. Mengapa bisa terjadi demikian? Karena waktu kecil, kita terlalu banyak melihat orang yang sudah bisa berjalan. Kita menjadi tidak memikirkan proses yang harus kita jalani.
Sedangkan sewaktu dewasa, kita terlalu banyak melihat orang yang hidupnya tidak seperti tujuan hidup anda tersebut, banyak dari mereka juga malah menasihati anda untuk "mengecilkan" mimpi Anda. "Jangan bermimpi ketinggian, nanti kalau jatuh sakit!" Saya yakin kalimat tersebut sudah sering Anda dengar. Lama-kelamaan kita pun merasa memang kita terlalu biasa untuk menjadi luar biasa. Pada akhirnya banyak dari kita memilih tidak terjatuh sama sekali, daripada terjatuh, bangkit, dan belajar dari kejatuhan tersebut.
MENGHARUKAN CINTA SEEKOR CICAK
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
Ketika sedang merenovasi
sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok. Rumah di Jepang
biasanya memiliki ruang kosong di antara tembok yang terbuat dari kayu.
Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor cicak terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah surat. Dia merasa kasihan sekaligus penasaran.
Lalu ketika dia mengecek surat itu, ternyata surat tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.
Apa yang terjadi? Bagaimana cicak itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun? Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikit pun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal.
Orang itu lalu berpikir, bagaimana cicak itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada surat itu! Bagaimana dia makan?
Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan cicak itu. Apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. Kemudian, tidak tahu dari mana datangnya, seekor cicak lain muncul dengan makanan di mulutnya..aahhh!
Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor cicak lain yang selalu memperhatikan cicak yang terperangkap itu selama 10 tahun.
Sungguh ini sebuah cinta, cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor cicak itu. apa yang dapat dilakukan oleh cinta? Tentu saja sebuah keajaiban.
Bayangkan, cicak itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun.
Bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.
Apakah kita bisa menjadi lebih baik dari seekor cicak ?
#inspirasi
Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor cicak terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah surat. Dia merasa kasihan sekaligus penasaran.
Lalu ketika dia mengecek surat itu, ternyata surat tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.
Apa yang terjadi? Bagaimana cicak itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun? Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikit pun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal.
Orang itu lalu berpikir, bagaimana cicak itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada surat itu! Bagaimana dia makan?
Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan cicak itu. Apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. Kemudian, tidak tahu dari mana datangnya, seekor cicak lain muncul dengan makanan di mulutnya..aahhh!
Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor cicak lain yang selalu memperhatikan cicak yang terperangkap itu selama 10 tahun.
Sungguh ini sebuah cinta, cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor cicak itu. apa yang dapat dilakukan oleh cinta? Tentu saja sebuah keajaiban.
Bayangkan, cicak itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun.
Bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.
Apakah kita bisa menjadi lebih baik dari seekor cicak ?
#inspirasi
Percakapan antara seorang pemuda &Seorang wanita gaul bertanya pada seorang pemuda yang soleh
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
Wanita: "Kenapa sih kamu nggak mau bersentuhan tangan denganku? Emangnya aku ini hina ya?"
Pemuda: "Bukan begitu Mba, Justru saya lakukan itu karena saya sangat menghargai Mba sebagai seorang wanita"
Wanita: "Maksudmu?"
Pemuda: "Coba saya tanya sama Mba, apakah boleh seorang rakyat jelata menyentuh tangan putri keraton yang dimuliakan?"
Wanita: (Sambil mengernyitkan dahi) "T..Tentu gak boleh sembarangan dong!"
Pemuda: "Nah, Islam mengajarkan bagaimana kami menghormati semua wanita layaknya ratu yang ceritakan tadi. Hanya pangeran saja yang layak menyentuh tuan putri".
Wanita: (Sambil agak malu) "Oh.. Terus kenapa sih mesti pakai menutup tubuh segala, pake kerudung lagi, jadi gak keliatan seksinya"
Pemuda : (Membuka sebuah rambutan, lalu memakannya sebagian. Dan mengambil sebuah lagi sambil menyodorkan 2 buah rambutan itu pada wanita tersebut) "Kalau Mba harus memilih, pilih rambutan yang sudah saya makan atau yang masih belum terbuka"
Wanita: (Sambil keheranan dan sedikit merasa jijik) "Hi.. Ya saya pilih yang masih utuh lah, mana mau saya makan bekas Mas".
Pemuda : (Sambil tersenyum) "Tepat sekali, semua orang pasti memilih yang utuh, bersih, terjaga begitu juga dengan wanita. Islam mensyariatkan wanita untuk berhijab dan menutup aurat semata-mata untuk kemuliaan wanita juga".
Wanita: "Terimakasih ya, aku semakin yakin untuk berhijab dan menutup aurat, Islam memang sangat memuliakan wanita.
Subhanallah. Ngomong-ngomong Mas sudah punya pacar belum?"
Pemuda: "Mmm.. Saya belum punya dan bertekad tidak akan punya pacar."
Wanita : (Kebingungan) "Loh, kenapa? Bukannya semua muda-mudi sekarang punya temen istimewa"
Pemuda: "Begini Mba, kira-kira kalau Mba diberi hadiah handphone, ingin yang bekas atau yang masih baru??"
Wanita: "Ya jelas yang baru lah"
Pemuda: "Kalau suatu saat Mba menikah, mau pakai baju loakan yang harganya Rp.50.000/3 potong atau gaun istimewa yang harganya Rp.20 juta keatas"
Wanita: "Ih.. Mas ini. Ya pasti saya pilih gaun istimewa, mana mau saya pakai baju loakan, udah bekas dipegang orang, gak steril lagi. hi..."
Pemuda: "Nah, begitu juga Islam memandang pacaran Mba. Kami, diajarkan untuk menjunjung ikatan suci bernama pernikahan. menjadi pasangan yang saling mencintai karenaNya. Yang menjaga kesucian dan kehormatan dirinya sebelum akad suci itu terucap. Karena kami hanya ingin mempersembahkan yang terbaik untuk pasangan kami kelak"
Wanita: (Hatinya berdebar-debar tak menentu, kata-kata pemuda tadi menjadi embun bagi hatinya yang selama ini hampa. Matanya pun menetes) "Mas, aku semakin merasa banyak dosa. Masihkah ada pintu taubat untukku dengan semua yang sudah aku lakukan?"
Pemuda: (Matanya berbinar, perkataannya berat) "Mba, jikalah diibaratkan seorang musafir kehilangan unta beserta makanan dan minumannya di gurun pasir yang tandus. Maka kebahagiaan Allah menerima taubat hambanya lebih besar dari kebahagiaan musafir yang menemukan untanya kembali. Kalaulah kita datang dengan membawa dosa seluas langit, Allah akan mendatangi kita dengan ampunan sebesar itu juga. Subhanallah".
Wanita: (Berderai air matanya, segera ia usap dengan tisunya) "Terimakasih Mas, saya banyak mendapatkan pencerahan hidup. Semoga saya bisa berubah lebih baik”
Pemuda: “Aamiin”
...:: 26 Dosa Istri Kepada Suami dan 32 Dosa Suami Kepada Istri::...
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
“Kesediaan
diri untuk mengintrospeksi diri, meminta maaf dan saling menasehati
merupakan mutiara berharga yang telah hilang dari rumah tangga kita.
Betapa keharmonisan akan terwujud dan kebaikan akan memadati rumah
tangga kita bila sepasang suami istri mau saling menasehati dan saling
memaafkan kesalahan pasangannya.”
Salah satu sikap positif yang harus dikembangkan dalam kehidupan rumah tangga adalah kesediaan untuk selalu mengintrospkesi diri dan meminta maaf bila melakukakn kesalahan. Kelapangan hati untuk mau mengakui semua kesalahan dan meminta maaf kepada pasangan hidupnya menjadi energy digdaya untuk mengharmoniskan hubungan suami-istri.
Sehingga, diantara suami-istri tidak terjadi ganjalan perasaan dan ketidakpuasan yang terpendam yang bisa mengganggu kemesraan dan keindahan hidup berumah tangga.
Kebahagiaan dan ketenangan hidup terwujud dengan adanya hubungan pernikahan yang bahagia. Dan, kebahagiaan pernikahan itu terwujud bila suami istri memiliki agama yang benar, akal yang sehat, dan akhlak yang mulia. Ditambah lagi dengan cinta yang tulus, saling memenuhi hak, dan masing-masing menasihati pasangannya.
Bila masing-masing suami istri menunaikan kewajibannya secara sempurna sesuai dengan kesanggupannya, maka kebahagiaan dan kegembiraan akan terwujud, problematika akan hilang atau paling tidak berkurang. Kondisi ini sangat berpengaruh pada kebaikan keluarga dan kekuatan umat.
Dalam tulisan ini, penulis mengangkat beberapa penjelasaan dari karya Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd dalam bukunya berjudul; 26 dosa istri dan 32 dosa suami yang meletarbelakangi beberapa kesalahan dan dosa yang mungkin istri dan suami lakukan.
Menyebutkan kesalahan bukan berarti kesalahan tersebut mencakup seluruh istri begitupun kepada suami. Di antara mereka ada yang memiliki banyak kebaikan dan sedikit kekurangan. Juga tidak bermaksud agar suami istri menjadikan kesalahan tersebut sebagai media untuk menghitung-hitung aib istri dan suami.
Mengintip Dosa Istri
26 Dosa Istri Kepada Suami:
1. berlebihan dan menuntut kesempurnaan
2. kurang memperhatikan orang tua suami
3. kurang mempercantikkan diri di hadapan suami
4. banyak berkeluh kesah dan kurang bersyukur
5. mengungkit ungkit kebaikan kepada suami
6. menyebarkan masalah rumahtangga kepada orang lain
7. kurang memperhatikan posisi dan status sosial suami
8. kurang membantu suami dalam kebajikan dan ketakwaan
9. membebani suami dengan banyak tuntutan
10. membuat suami risau dengan banyak menjalin hubungan
11. bersikap nusyuz terhadap suami
12. menolak ajakan suami berhubungan badan
13. lalai dalam melayani suami
14. memasukkan orang yang tidak diizinkan suami de dalam rumahnya
15. keluar dari rumah tanpa izin suami
16. menaati suami dalam kemaksiatan kepada Allah swt
17. cemburu berlebihan terhadap suami
18. buruknya perilaku isteri bila suamiberpoligami
19. lalai dalam mendidik anak-anak
20. kurang perhatian terhadap keadaan dan perasaan suami
21. menyebarluaskan rahsia tempat tidur
22. isteri mendeskripsikan seorang perempuan kepada suami
23. menggugat kepimpinan suami
24. isteri yang ikhtilah dan tabarruj di hadapan kaum laki-laki
25. kurang setia terhadap suami
26. kurangnya ketakwaan kepada Allah setelah berpisah dari suami
Mengintip Dosa Suami
32 Dosa suami kepada Istri
1. Lalai Berbakti kepada orang tua setelah menikah
2. Kurang serius dalam mengharmonisasikan antara istri dan orang tua
3. Ragu dan buruk sangka kepada istri
4. Kurang memiliki sikap cemburu terhadap istri
5. Meremehkan kedudukan istri
6. Melepaskan kendali kepemimpinan dan menyerahkannya kepada istri
7. Memakan Harta istri secara batil
8. Kurang semangat dalam mengajari istri ajaran-ajaran agamanya
9. Bersikap pelit terhadap istri
10. Datang secara tiba-tiba setelah lama pergi
11. Banyak mencela dan mengkritik istri
12. Kurang berterima kasih dan memotivasi istri
13. Banyak bersengketa dengan istri
14. Lama memutus hubungan dan meninggalkan istri tanpa sebab yang jelas
15. Sering berada di luar rumah dan jarang bercengkrama dengan keluarga
16. Interaksi yang buruk dengan istri
17. Tidak menganggap penting berdandan untuk istri
18. Kurang perhatian terhadap Doa yang dituntun ketika menggauli istri
19. Kurang memperhatikan Etika, Hikmah dan Hukum hubungan badan
20. Menyebarkan rahasia ranjang
21. Tidak mengetahui kondisi biologis perempuan
22. Menggauli istri ketika haid
23. Menggauli istri pada duburnya
24. Memukul istri tanpa alasan
25, Kesalahan tujuan poligami
26. Tidak bersikap Adil antara beberapa istri
27. Terburu-buru dalam urusan Talak
28. Tidak mau mentalak, padahal sudah tdk mungkin ada perbaikan dan kecocokan
29. Mencela istri setelah berpisah dengannya
30. Menelantarkan anak-anak setelah mentalak istri
31. Kurang setia terhadap istri
32. Kurang puas dan selalu melirik perempuan lain
Hati-hati buat para suami!
Salah satu sikap positif yang harus dikembangkan dalam kehidupan rumah tangga adalah kesediaan untuk selalu mengintrospkesi diri dan meminta maaf bila melakukakn kesalahan. Kelapangan hati untuk mau mengakui semua kesalahan dan meminta maaf kepada pasangan hidupnya menjadi energy digdaya untuk mengharmoniskan hubungan suami-istri.
Sehingga, diantara suami-istri tidak terjadi ganjalan perasaan dan ketidakpuasan yang terpendam yang bisa mengganggu kemesraan dan keindahan hidup berumah tangga.
Kebahagiaan dan ketenangan hidup terwujud dengan adanya hubungan pernikahan yang bahagia. Dan, kebahagiaan pernikahan itu terwujud bila suami istri memiliki agama yang benar, akal yang sehat, dan akhlak yang mulia. Ditambah lagi dengan cinta yang tulus, saling memenuhi hak, dan masing-masing menasihati pasangannya.
Bila masing-masing suami istri menunaikan kewajibannya secara sempurna sesuai dengan kesanggupannya, maka kebahagiaan dan kegembiraan akan terwujud, problematika akan hilang atau paling tidak berkurang. Kondisi ini sangat berpengaruh pada kebaikan keluarga dan kekuatan umat.
Dalam tulisan ini, penulis mengangkat beberapa penjelasaan dari karya Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd dalam bukunya berjudul; 26 dosa istri dan 32 dosa suami yang meletarbelakangi beberapa kesalahan dan dosa yang mungkin istri dan suami lakukan.
Menyebutkan kesalahan bukan berarti kesalahan tersebut mencakup seluruh istri begitupun kepada suami. Di antara mereka ada yang memiliki banyak kebaikan dan sedikit kekurangan. Juga tidak bermaksud agar suami istri menjadikan kesalahan tersebut sebagai media untuk menghitung-hitung aib istri dan suami.
Mengintip Dosa Istri
26 Dosa Istri Kepada Suami:
1. berlebihan dan menuntut kesempurnaan
2. kurang memperhatikan orang tua suami
3. kurang mempercantikkan diri di hadapan suami
4. banyak berkeluh kesah dan kurang bersyukur
5. mengungkit ungkit kebaikan kepada suami
6. menyebarkan masalah rumahtangga kepada orang lain
7. kurang memperhatikan posisi dan status sosial suami
8. kurang membantu suami dalam kebajikan dan ketakwaan
9. membebani suami dengan banyak tuntutan
10. membuat suami risau dengan banyak menjalin hubungan
11. bersikap nusyuz terhadap suami
12. menolak ajakan suami berhubungan badan
13. lalai dalam melayani suami
14. memasukkan orang yang tidak diizinkan suami de dalam rumahnya
15. keluar dari rumah tanpa izin suami
16. menaati suami dalam kemaksiatan kepada Allah swt
17. cemburu berlebihan terhadap suami
18. buruknya perilaku isteri bila suamiberpoligami
19. lalai dalam mendidik anak-anak
20. kurang perhatian terhadap keadaan dan perasaan suami
21. menyebarluaskan rahsia tempat tidur
22. isteri mendeskripsikan seorang perempuan kepada suami
23. menggugat kepimpinan suami
24. isteri yang ikhtilah dan tabarruj di hadapan kaum laki-laki
25. kurang setia terhadap suami
26. kurangnya ketakwaan kepada Allah setelah berpisah dari suami
Mengintip Dosa Suami
32 Dosa suami kepada Istri
1. Lalai Berbakti kepada orang tua setelah menikah
2. Kurang serius dalam mengharmonisasikan antara istri dan orang tua
3. Ragu dan buruk sangka kepada istri
4. Kurang memiliki sikap cemburu terhadap istri
5. Meremehkan kedudukan istri
6. Melepaskan kendali kepemimpinan dan menyerahkannya kepada istri
7. Memakan Harta istri secara batil
8. Kurang semangat dalam mengajari istri ajaran-ajaran agamanya
9. Bersikap pelit terhadap istri
10. Datang secara tiba-tiba setelah lama pergi
11. Banyak mencela dan mengkritik istri
12. Kurang berterima kasih dan memotivasi istri
13. Banyak bersengketa dengan istri
14. Lama memutus hubungan dan meninggalkan istri tanpa sebab yang jelas
15. Sering berada di luar rumah dan jarang bercengkrama dengan keluarga
16. Interaksi yang buruk dengan istri
17. Tidak menganggap penting berdandan untuk istri
18. Kurang perhatian terhadap Doa yang dituntun ketika menggauli istri
19. Kurang memperhatikan Etika, Hikmah dan Hukum hubungan badan
20. Menyebarkan rahasia ranjang
21. Tidak mengetahui kondisi biologis perempuan
22. Menggauli istri ketika haid
23. Menggauli istri pada duburnya
24. Memukul istri tanpa alasan
25, Kesalahan tujuan poligami
26. Tidak bersikap Adil antara beberapa istri
27. Terburu-buru dalam urusan Talak
28. Tidak mau mentalak, padahal sudah tdk mungkin ada perbaikan dan kecocokan
29. Mencela istri setelah berpisah dengannya
30. Menelantarkan anak-anak setelah mentalak istri
31. Kurang setia terhadap istri
32. Kurang puas dan selalu melirik perempuan lain
Hati-hati buat para suami!
KISAH INSPIRASI, AYAH KITA ADALAH SUPER HERO PALING PALING HEBAT DI DUNIA
Assalamualaikum mualaikum warahmatullahi wabarakatuh.....
Jika
ditanya "Di antara ayah dan ibu, siapa yang paling hebat?" apa jawaban
Anda? Masyarakat Indonesia memiliki sebuah tradisi bahwa ibu adalah
orang yang paling berjasa di dalam hidup. Bahkan ada istilah surga di
telapak kaki ibu.
Benar bahwa seorang wanita akan berjuang habis-habisan mengantar Anda menuju sebuah kehidupan. Namun jika Anda lihat kembali, seorang ayah juga sama-sama berjuang untuk kehidupan Anda. Hanya saja, seorang ayah, seperti pria pada umumnya, tidak mau menunjukkan kasih sayangnya seperti ibu.
Walau seringkali seorang ayah mencintai anak-anaknya secara diam-dia, cinta mereka sama besarnya seperti seorang ibu. Jadikanlah tulisan-tulisan ini sebagai sebuah renungan.
Seorang ayah mungkin tidak akan menelepon anaknya saat sedang jauh. Tetapi ayah selalu bertanya pada ibu bagaimana kabar Anda, apakah di sana Anda baik-baik saja, apakah Anda makan teratur dan sebagainya. Kadang, ayahlah yang menitip pertanyaan saat ibu menelepon anak-anaknya. Namun ayah jarang mau bicara langsung, karena dia ingin Anda mandiri, dan juga.. seorang ayah tidak mau terlihat merindukan anak-anaknya, karena dia tidak ingin Anda mencemaskannya.
Saat seorang pria datang ke rumah Anda, dan Anda tahu bahwa pria ini kemungkinan besar akan menjadi calon suami, biasanya ayah akan jadi orang yang paling cerewet. Biasanya dia akan menanyakan pada ibu Anda tentang latar belakang pria itu. Kadang sikap ayah seperti ini cukup menjengkelkan. Namun tahukah Anda, sikap tersebut karena ayah Anda sedang patah hati. Sejak kecil, Anda menjadi putri kesayangannya, dirawat, dimanjakan, lalu datanglah pria lain yang akan merebut Anda. Maka pahamilah situasi ini jika Anda mengalaminya, semua itu karena ayah Anda terlalu menyayangi Anda.
Kadang seorang ayah merasa gagal membesarkan anak-anaknya ketika dia tidak bisa memberikan apa yang diinginkan anak-anaknya. Namun tahukah Anda, seorang ayah selalu berusaha mengabulkan apapun keinginan Anda, selama hal itu memang baik. Ketika apa yang Anda inginkan tidak bisa dia penuhi, maka hati seorang ayah akan hancur. Pada tahap ini, tunjukkan respek Anda. Apa yang Anda miliki saat ini adalah semua yang bisa diberikan oleh orang tua Anda, sekalipun mereka harus bersusah payah mendapatkannya.
Itulah sebagian kecil bukti cinta ayah pada Anda. Tentunya masih banyak lagi cinta yang dia berikan pada Anda yang tidak mungkin semuanya saya posting disini.
Benar bahwa seorang wanita akan berjuang habis-habisan mengantar Anda menuju sebuah kehidupan. Namun jika Anda lihat kembali, seorang ayah juga sama-sama berjuang untuk kehidupan Anda. Hanya saja, seorang ayah, seperti pria pada umumnya, tidak mau menunjukkan kasih sayangnya seperti ibu.
Walau seringkali seorang ayah mencintai anak-anaknya secara diam-dia, cinta mereka sama besarnya seperti seorang ibu. Jadikanlah tulisan-tulisan ini sebagai sebuah renungan.
Seorang ayah mungkin tidak akan menelepon anaknya saat sedang jauh. Tetapi ayah selalu bertanya pada ibu bagaimana kabar Anda, apakah di sana Anda baik-baik saja, apakah Anda makan teratur dan sebagainya. Kadang, ayahlah yang menitip pertanyaan saat ibu menelepon anak-anaknya. Namun ayah jarang mau bicara langsung, karena dia ingin Anda mandiri, dan juga.. seorang ayah tidak mau terlihat merindukan anak-anaknya, karena dia tidak ingin Anda mencemaskannya.
Saat seorang pria datang ke rumah Anda, dan Anda tahu bahwa pria ini kemungkinan besar akan menjadi calon suami, biasanya ayah akan jadi orang yang paling cerewet. Biasanya dia akan menanyakan pada ibu Anda tentang latar belakang pria itu. Kadang sikap ayah seperti ini cukup menjengkelkan. Namun tahukah Anda, sikap tersebut karena ayah Anda sedang patah hati. Sejak kecil, Anda menjadi putri kesayangannya, dirawat, dimanjakan, lalu datanglah pria lain yang akan merebut Anda. Maka pahamilah situasi ini jika Anda mengalaminya, semua itu karena ayah Anda terlalu menyayangi Anda.
Kadang seorang ayah merasa gagal membesarkan anak-anaknya ketika dia tidak bisa memberikan apa yang diinginkan anak-anaknya. Namun tahukah Anda, seorang ayah selalu berusaha mengabulkan apapun keinginan Anda, selama hal itu memang baik. Ketika apa yang Anda inginkan tidak bisa dia penuhi, maka hati seorang ayah akan hancur. Pada tahap ini, tunjukkan respek Anda. Apa yang Anda miliki saat ini adalah semua yang bisa diberikan oleh orang tua Anda, sekalipun mereka harus bersusah payah mendapatkannya.
Itulah sebagian kecil bukti cinta ayah pada Anda. Tentunya masih banyak lagi cinta yang dia berikan pada Anda yang tidak mungkin semuanya saya posting disini.
MANFAAT SHALAT JUM'AT
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
“Barangsiapa mandi pada hari Jum’at dan mengeramasi rambutnya, cepat-cepat dan bergegas (ke shalat Jum’at), mendekat, diam dan mendengarkan, maka dengan setiap langkah kaki yang diayunkannya, baginya serupa dengan pahala selama satu tahun, puasa dan shalat sunatnya,” (Diriwayatkan At-Tirmidzy, yang menurutnya, ini hadits hasan, dan ibnu Khuzaimah). Berikut adalah manfaat dari shalat jumat:
1. Simbol persatuan sesama Umat Islam dengan berkumpul bersama, beribadah bersama dengan barisan shaf yang rapat dan rapi.
2. Untuk menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antar sesama manusia. Semua sama antara yang miskin, kaya, tua, muda, pintar, bodoh, dan lain sebagainya.
3. Menurut hadis, doa yang kita panjatkan kepada Allah SWT akan dikabulkan.
4. Sebagai syiar Islam.
Shalah Jum’at memiliki hukum wajib ‘ain bagi laki-laki / pria dewasa beragama islam, merdeka dan menetap di dalam negeri atau tempat tertentu. Jadi bagi para wanita / perempuan, anak-anak, orang sakit dan budak, solat jumat tidaklah wajib hukumnya.
KEUTAMAAN HARI JUM'AT
1. Hari Terbaik Abu Hurairah z meriwayatkan bahwa Rasulullah y bersabada:
"Hari terbaik dimana pada hari itu matahari terbit adalah hari Jum'at. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan surga serta dikeluarkan darinya.
2. Terdapat Waktu Mustajab untuk Berdo'a.
Abu Hurairah z berkata Rasulullah y bersabda:
" Sesungguhnya pada hari Jum'at terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya. Rasululllah y mengisyaratkan dengan tangannya menggambarkan sedikitnya waktu itu (H. Muttafaqun Alaih)
Ibnu Qayyim Al Jauziah - setelah menjabarkan perbedaan pendapat tentang kapan waktu itu - mengatakan: "Diantara sekian banyak pendapat ada dua yang paling kuat, sebagaimana ditunjukkan dalam banyak hadits yang sahih, pertama saat duduknya khatib sampai selesainya shalat. Kedua, sesudah Ashar, dan ini adalah pendapat yang terkuat dari dua pendapat tadi (Zadul Ma'ad Jilid I/389-390).
3. Sedekah pada hari itu lebih utama dibanding sedekah pada hari-hari lainnya. Ibnu Qayyim berkata: "Sedekah pada hari itu dibandingkan dengan sedekah pada enam hari lainnya laksana sedekah pada bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya". Hadits dari Ka'ab z menjelaskan:
"Dan sedekah pada hari itu lebih mulia dibanding hari-hari selainnya". (Mauquf Shahih)
4. Hari tatkala Allah l menampakkan diri kepada hamba-Nya yang beriman di Surga. Sahabat Anas bin Malik z dalam mengomentari ayat: "Dan Kami memiliki pertambahannya" (QS.50:35) mengatakan: "Allah menampakkan diri kepada mereka setiap hari Jum'at".
5. Hari besar yang berulang setiap pekan. Ibnu Abbas z berkata : Rasulullah y bersabda:
"Hari ini adalah hari besar yang Allah tetapkan bagi ummat Islam, maka siapa yang hendak menghadiri shalat Jum'at hendaklah mandi terlebih dahulu ......". (HR. Ibnu Majah)
6. Hari dihapuskannya dosa-dosa Salman Al Farisi z berkata : Rasulullah y bersabda:
"Siapa yang mandi pada hari Jum'at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi diantara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum'at". (HR. Bukhari).
7. Orang yang berjalan untuk shalat Jum'at akan mendapat pahala untuk tiap langkahnya, setara dengan pahala ibadah satu tahun shalat dan puasa.
Aus bin Aus z berkata: Rasulullah bersabda:
"Siapa yang mandi pada hari Jum'at, kemudian bersegera berangkat menuju masjid, dan menempati shaf terdepan kemudian dia diam, maka setiap langkah yang dia ayunkan mendapat pahala puasa dan shalat selama satu tahun, dan itu adalah hal yang mudah bagi Allah".
(HR. Ahmad dan Ashabus Sunan, dinyatakan shahih oleh Ibnu Huzaimah).
8. Wafat pada malam hari Jum'at atau siangnya adalah tanda husnul khatimah, yaitu dibebaskan dari fitnah (azab) kubur.
Diriwayatkan oleh Ibnu Amru , bahwa Rasulullah y bersabda:
"Setiap muslim yang mati pada siang hari Jum'at atau malamnya, niscaya Allah akan menyelamatkannya dari fitnah kubur". (HR. Ahmad dan Tirmizi, dinilai shahih oleh Al-Bani).
“Barangsiapa mandi pada hari Jum’at dan mengeramasi rambutnya, cepat-cepat dan bergegas (ke shalat Jum’at), mendekat, diam dan mendengarkan, maka dengan setiap langkah kaki yang diayunkannya, baginya serupa dengan pahala selama satu tahun, puasa dan shalat sunatnya,” (Diriwayatkan At-Tirmidzy, yang menurutnya, ini hadits hasan, dan ibnu Khuzaimah). Berikut adalah manfaat dari shalat jumat:
1. Simbol persatuan sesama Umat Islam dengan berkumpul bersama, beribadah bersama dengan barisan shaf yang rapat dan rapi.
2. Untuk menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antar sesama manusia. Semua sama antara yang miskin, kaya, tua, muda, pintar, bodoh, dan lain sebagainya.
3. Menurut hadis, doa yang kita panjatkan kepada Allah SWT akan dikabulkan.
4. Sebagai syiar Islam.
Shalah Jum’at memiliki hukum wajib ‘ain bagi laki-laki / pria dewasa beragama islam, merdeka dan menetap di dalam negeri atau tempat tertentu. Jadi bagi para wanita / perempuan, anak-anak, orang sakit dan budak, solat jumat tidaklah wajib hukumnya.
KEUTAMAAN HARI JUM'AT
1. Hari Terbaik Abu Hurairah z meriwayatkan bahwa Rasulullah y bersabada:
"Hari terbaik dimana pada hari itu matahari terbit adalah hari Jum'at. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan surga serta dikeluarkan darinya.
2. Terdapat Waktu Mustajab untuk Berdo'a.
Abu Hurairah z berkata Rasulullah y bersabda:
" Sesungguhnya pada hari Jum'at terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya. Rasululllah y mengisyaratkan dengan tangannya menggambarkan sedikitnya waktu itu (H. Muttafaqun Alaih)
Ibnu Qayyim Al Jauziah - setelah menjabarkan perbedaan pendapat tentang kapan waktu itu - mengatakan: "Diantara sekian banyak pendapat ada dua yang paling kuat, sebagaimana ditunjukkan dalam banyak hadits yang sahih, pertama saat duduknya khatib sampai selesainya shalat. Kedua, sesudah Ashar, dan ini adalah pendapat yang terkuat dari dua pendapat tadi (Zadul Ma'ad Jilid I/389-390).
3. Sedekah pada hari itu lebih utama dibanding sedekah pada hari-hari lainnya. Ibnu Qayyim berkata: "Sedekah pada hari itu dibandingkan dengan sedekah pada enam hari lainnya laksana sedekah pada bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya". Hadits dari Ka'ab z menjelaskan:
"Dan sedekah pada hari itu lebih mulia dibanding hari-hari selainnya". (Mauquf Shahih)
4. Hari tatkala Allah l menampakkan diri kepada hamba-Nya yang beriman di Surga. Sahabat Anas bin Malik z dalam mengomentari ayat: "Dan Kami memiliki pertambahannya" (QS.50:35) mengatakan: "Allah menampakkan diri kepada mereka setiap hari Jum'at".
5. Hari besar yang berulang setiap pekan. Ibnu Abbas z berkata : Rasulullah y bersabda:
"Hari ini adalah hari besar yang Allah tetapkan bagi ummat Islam, maka siapa yang hendak menghadiri shalat Jum'at hendaklah mandi terlebih dahulu ......". (HR. Ibnu Majah)
6. Hari dihapuskannya dosa-dosa Salman Al Farisi z berkata : Rasulullah y bersabda:
"Siapa yang mandi pada hari Jum'at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi diantara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum'at". (HR. Bukhari).
7. Orang yang berjalan untuk shalat Jum'at akan mendapat pahala untuk tiap langkahnya, setara dengan pahala ibadah satu tahun shalat dan puasa.
Aus bin Aus z berkata: Rasulullah bersabda:
"Siapa yang mandi pada hari Jum'at, kemudian bersegera berangkat menuju masjid, dan menempati shaf terdepan kemudian dia diam, maka setiap langkah yang dia ayunkan mendapat pahala puasa dan shalat selama satu tahun, dan itu adalah hal yang mudah bagi Allah".
(HR. Ahmad dan Ashabus Sunan, dinyatakan shahih oleh Ibnu Huzaimah).
8. Wafat pada malam hari Jum'at atau siangnya adalah tanda husnul khatimah, yaitu dibebaskan dari fitnah (azab) kubur.
Diriwayatkan oleh Ibnu Amru , bahwa Rasulullah y bersabda:
"Setiap muslim yang mati pada siang hari Jum'at atau malamnya, niscaya Allah akan menyelamatkannya dari fitnah kubur". (HR. Ahmad dan Tirmizi, dinilai shahih oleh Al-Bani).
Apa Alasan Untuk Mencintai?
Assalamualaikum mualaikum warahmatullahi wabarakatuh.....
Nadia mengeluh kepada kekasihnya, setiap kali nadia bertanya kepada tunangannya. “Kenapa sih kamu kok bisa cinta aku??” Tunangannya hanya menjawabnya dengan senyuman, bukan sekali atau dua kali, namun puluhan kali nadia tetap mendapat jawaban yang sama...
Suatu sore Nadia tengah duduk sambil bercerita ala para wanita bersama teman temannya. Fina,Angel, dan Aqila. Nadia iri terhadap teman-temannya, mereka selalu punya alasan mengapa tunangannya mereka memiliki alasan setiap kali ditanya, “kenapa kamu cinta aku?”
Fina suka bilang, suka sama dia karena Fina orangnya cantik. Sedangkan Angel, dia cinta Angel karena Angel anaknya BAIK, ASIK, dan tentu saja cantik, kemudian Aqila, Aqila bilang, “ suka sama aku gara2 denger aku jadi vokalis band di kampus, katanya sih suaraku bagus dan unik, dia selalu bilang.. “bersyukurnya aku, Istri BAIK, CANTIK, PINTER NYANYI LAGI…”
Sedangkan Nadia - lagi dan lagi tidak punya jawaban, karena tunangannya tidak pernah mengatakannya. Nadia kecewa... “Berarti tunangannya tidak mencintaiku lagi” !!! Nadia mengambil garis besar dari apa yang di alaminya. Mereka semua punya alasan, sedangkan kamu enggak pernah punya… .. kekasihnya hanya diam.. dia seperti ingin mengatakan sesuatu kepada Nadia, tapi Nadia tidak memberinya kesempatan. Nadia melangkah penuh rasa kesal.
Suatu hari Nadia pergi keluar kota bersama teman2nya. Jalanan penuh dengan kabut tebal, hujan turun sangat lebat dan Nadia kehilangan control mobilnya... mobil terjun bebas kedalam jurang.
Gelap...
sunyi...
hilang...
Nadia tersadar dalam keadann yang berbeda, wajahnya penuh luka gores yang dalam, bekasnya membuat nadia menjerit sejadi jadinya. Tapi lagi lagi nadia tidak bisa menjerit seperti biasa, lidahnya kelu… dokter masih kesulitan mengobati saraf lidah miliknya. Ada sesuatu yang salah pada lidah nadia... ia tidak bisa menggunakannya untuk berbicara..
Belum habis kesedihannya, saat akan melangkah Nadia kesakitan karena kedua kakinya digips. Ia mengalami patah tulang parah akibat tergencet dashbor mobilnya. Beruntung orang tuanya tidak mengijinkan dokter untuk mengamputasi kedua kaki nadia. Nadia benar2 terpukul.
Di tempat pemulihan, Nadia yang tengah duduk diatas kursi roda, memandangi hijaunya lembah yang bergurat hebat 4 bulan sudah Nadia berada disana. Namun Nadia belum merasakan perkembangan yang menggembirakan. Kakinya masih saja lumpuh, lidahnya masih belum mampu berrkata sepatah-pun. Sedangkan wajahnya, hingga hari itu, Nadia enggan melihat cermin…
Suatu pagi , seorang pemuda datang, ia menghampiri Nadia di tempatnya biasa duduk. Karena Nadia belum bisa berbicara, maka ia hanya menulis ucapannya pada selembar kertas.
“Kenapa kamu kesini??
“Aku kesini pengen ketemu kamu Nad..”
“Kemana aja kamu selama ini?? kamu malu ya punya mantan calon istri yang Cacat??
Pemuda itu tersenyum.. “aku enggak malu nad
“Kenapa kamu punya fikiran buat ketemu aku lagi, bukannya dulu aku udah marahin kamu, apalagi sekarang aku Cacat, aku Buruk dan sudah enggak bisa apa-apa lagi... aku udah enggak berarti...” nadia menangis…
Pemuda itu memandang lekat wajah Nadia.
“Kamu tau Nad, dulu , aku enggak bisa menjawab ketika kamu selalu bertanya, mengapa aku mencintai kamu. Kalau dulu kukatakan aku mencintai kamu karena kamu pandai bernyanyi, tentu setelah keadaan kamu seperti sekarang, tidak ada alasan lagi bagiku mencintai kamu, kalau kukatan aku mencintaimu karena kamu pandai manari, masih adakah cintaku setelah kakimu tidak dapat digerakkan lagi, setidaknya sekarang??? Dan kalu kukatakan karena wajahmu yang cantik dan menarik, tentu cintaku hilang setelah wajahmu cacat dan jelek.
“Jadi.. Dari dulu sampai sekarang hingga Nanti. Aku mencintaimu tanpa Alasan.. “aku mencintai apa adanya kamu”
KISAH YANG SANGAT INSPIRATIF, SEORANG PEDAGANG KAYA DAN PELAYAN BODOH
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Sebuah daerah hiduplah seorang pedagang kaya. Ia mempunyai seorang pelayan yang sangat lugu, sehingga orang menyebutnya bodoh.
Suatu hari, si pedagang berkata pada pelayannya untuk pergi ke sebuah desa yang miskin untuk menagih hutang dari para penduduknya. "Hutang mereka sudah terlalu banyak," kata pedagang itu.
"Baiklah, tuan," jawab si bodoh. "Tetapi apa yang akan anda lakukan terhadap uang itu nantinya?"
"Belikan sesuatu yang tidak aku punya," jawab si pedagang.
Kemudian pelayan bodoh itu pergi ke desa. Ia menagih hutang satu demi satu dari para penghuni desa. Penghuni desa itu sangat miskin dan desa mereka baru saja menderita karena kemarau panjang.
Akhirnya, si pelayan bodoh menyelesaikan tugasnya. Di perjalanan pulang ia mengingat perintah tuannya, "belikan sesuatu yang tidak aku punya."
"Apa, ya? Tuanku sangat kaya, bukankah ia sudah memiliki segalanya?" pikir si bodoh.
Setelah berpikir beberapa saat, si bodoh menemukan jawabannya. Ia kembali ke desa itu dan ia membagikan uang yang baru saja ia kumpulkan kepada para penghuni desa.
"Tuanku memberikan uang ini untukmu." katanya. Para penghuni desa sangat gembira. Mereka memuja kebaikan si pedagang itu.
Saat si bodoh pulang ke rumah dan melaporkan apa yang sudah ia lakukan, si pedagang menggeleng-gelengkan kepalanya. "Kamu benar-benar sangat bodoh," ia mengeluh.
Waktu berlalu. Terjadilah sesuatu yang tidak diperkirakan. Pergantian pemimpin karena pemberontakan dan bencana banjir menghancurkan usaha pedagang itu.
Pedagang itupun bankrut. Ia meninggalkan rumahnya dan hanya si bodoh yang mengikuti dirinya. Saat sampai di sebuah desa, entah mengapa, para penduduk desa menyambut mereka dengan ramah dan hangat. Mereka menyediakan sebuah tempat dan makanan untuk si pedagang.
"Siapa para penghuni desa ini? dan mengapa mereka menolongku?" tanya si pedagang.
"Sebelumnya, tuan mengatakan padaku untuk menagih hutang dari para penduduk miskin desa ini." jawab si bodoh. "Tuan memintaku untuk membelikan sesuatu yang tuan tidak miliki. Aku pikir, tuan sudah mempunyai segalanya. Satu-satunya yang tuan tidak punya adalah cinta dari hati mereka. Kemudian aku mengembalikan uang itu atas nama tuan. Sekarang tuan menuai cinta mereka.
Kadang kita tidak menyadari, orang-orang yang kita pikir tidak penting, menjadi orang yang menolong kita di saat sulit. Sadarilah itu! Jangan lupakan sesamamu, karena tidak peduli seberapa kecil kebaikanmu, suatu hari kamu akan menuai berkahnya.
Sumber : kisah motivasi
Suatu hari, si pedagang berkata pada pelayannya untuk pergi ke sebuah desa yang miskin untuk menagih hutang dari para penduduknya. "Hutang mereka sudah terlalu banyak," kata pedagang itu.
"Baiklah, tuan," jawab si bodoh. "Tetapi apa yang akan anda lakukan terhadap uang itu nantinya?"
"Belikan sesuatu yang tidak aku punya," jawab si pedagang.
Kemudian pelayan bodoh itu pergi ke desa. Ia menagih hutang satu demi satu dari para penghuni desa. Penghuni desa itu sangat miskin dan desa mereka baru saja menderita karena kemarau panjang.
Akhirnya, si pelayan bodoh menyelesaikan tugasnya. Di perjalanan pulang ia mengingat perintah tuannya, "belikan sesuatu yang tidak aku punya."
"Apa, ya? Tuanku sangat kaya, bukankah ia sudah memiliki segalanya?" pikir si bodoh.
Setelah berpikir beberapa saat, si bodoh menemukan jawabannya. Ia kembali ke desa itu dan ia membagikan uang yang baru saja ia kumpulkan kepada para penghuni desa.
"Tuanku memberikan uang ini untukmu." katanya. Para penghuni desa sangat gembira. Mereka memuja kebaikan si pedagang itu.
Saat si bodoh pulang ke rumah dan melaporkan apa yang sudah ia lakukan, si pedagang menggeleng-gelengkan kepalanya. "Kamu benar-benar sangat bodoh," ia mengeluh.
Waktu berlalu. Terjadilah sesuatu yang tidak diperkirakan. Pergantian pemimpin karena pemberontakan dan bencana banjir menghancurkan usaha pedagang itu.
Pedagang itupun bankrut. Ia meninggalkan rumahnya dan hanya si bodoh yang mengikuti dirinya. Saat sampai di sebuah desa, entah mengapa, para penduduk desa menyambut mereka dengan ramah dan hangat. Mereka menyediakan sebuah tempat dan makanan untuk si pedagang.
"Siapa para penghuni desa ini? dan mengapa mereka menolongku?" tanya si pedagang.
"Sebelumnya, tuan mengatakan padaku untuk menagih hutang dari para penduduk miskin desa ini." jawab si bodoh. "Tuan memintaku untuk membelikan sesuatu yang tuan tidak miliki. Aku pikir, tuan sudah mempunyai segalanya. Satu-satunya yang tuan tidak punya adalah cinta dari hati mereka. Kemudian aku mengembalikan uang itu atas nama tuan. Sekarang tuan menuai cinta mereka.
Kadang kita tidak menyadari, orang-orang yang kita pikir tidak penting, menjadi orang yang menolong kita di saat sulit. Sadarilah itu! Jangan lupakan sesamamu, karena tidak peduli seberapa kecil kebaikanmu, suatu hari kamu akan menuai berkahnya.
Sumber : kisah motivasi
PAHALA BESAR BAGI YANG MENJENGUK ORANG SAKIT
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Sesungguhnya orang yang menjenguk orang sakit itu akan dinaungi oleh Allah dengan tujuh puluh ribu malaikat (HR At Thabrani_
Rasulullah bersabda :
Tiga macam yang ketiganya merupakan kewajiban bagi setiap muslim yaitu : menjenguk orang sakit, menghadiri jenazah (orang meninggal) dan mendoakan orang yang bersin yang membaca Alhamdulillah (HR Bukhari)
Rasulullah juga bersabda :
Jika seorang menjenguk saudara sesama muslim di waktu pagi, maka akan di doakan oleh tujuh puluh ribu malaikat hingga sore. Dan jika menjenguk di waktu sore maka akan di doakan oleh tujuh puluh ribu malaikat hingga pagi (HR. Ahmad)
Semoga status di atas dapat menambah pengetahuan ilmu agama kita khususnya saya yang masih miskin ilmu ini. Dan semoga status di atas dapat bermanfaat untuk kita semua. Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin.
Sumber : Irsyadul 'Ibad Ilaa Sabilir Rasyad
Di dukung oleh :
http://www.kerudungbandung.com/
Senin, 07 April 2014
BELAJAR DARI SEORANG TUKANG BAKSO
Assalamualaikum mualaikum warahmatullahi wabarakatuh.....
BELAJAR DARI SEORANG TUKANG BAKSO
Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini.
Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor,…terdengar suara tek…tekk.. .tek…suara tukang bakso dorong lewat. Sambil menyeka keringat…, ku hentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak – anak, siapa yang mau bakso?
“Mauuuuuuuuu. …”, secara serempak dan kompak anak – anak asuhku menjawab.
Selesai makan bakso, lalu saya membayarnya. …
Ada satu hal yang menggelitik fikiranku selama ini ketika saya
membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya. Yang satu disimpan dilaci, yang satu ke dompet, yang lainnya ke kaleng bekas kue semacam kencleng. Lalu aku bertanya atas rasa penasaranku selama ini.
“Mang kalo boleh tahu, kenapa uang – uang itu Emang pisahkan? Barangkali ada tujuan ?” “Iya pak, Emang sudah memisahkan uang ini selama jadi tukang bakso yang sudah berlangsung hampir 17 tahun. Tujuannya sederhana saja, Emang hanya ingin memisahkan mana yang menjadi hak Emang, mana yang menjadi hak orang lain / tempat ibadah, dan mana yang menjadi hak cita – cita penyempurnaan iman “.
“Maksudnya.. …?”, saya melanjutkan bertanya.
“Iya Pak, kan agama dan Tuhan menganjurkan kita agar bisa berbagi dengan sesama. Emang membagi 3, dengan pembagian sebagai berikut :
1. Uang yang masuk ke dompet, artinya untuk memenuhi keperluan hidup sehari – hari Emang dan keluarga.
2. Uang yang masuk ke laci, artinya untuk infaq/sedekah, atau untuk melaksanakan ibadah Qurban. Dan alhamdulillah selama 17 tahun menjadi tukang bakso, Emang selalu ikut qurban seekor kambing, meskipun kambingnya yang ukuran sedang saja.
3. Uang yang masuk ke kencleng, karena emang ingin menyempurnakan agama yang Emang pegang yaitu Islam. Islam mewajibkan kepada umatnya yang mampu, untuk melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji ini tentu butuh biaya yang besar. Maka Emang berdiskusi dengan istri dan istri menyetujui bahwa di setiap penghasilan harian hasil jualan bakso ini, Emang harus menyisihkan sebagian penghasilan sebagai tabungan haji. Dan insya Allah selama 17 tahun menabung, sekitar 2 tahun lagi Emang dan istri akan melaksanakan ibadah haji.
Hati saya sangat…… …..sangat tersentuh mendengar jawaban itu. Sungguh sebuah jawaban sederhana yang sangat mulia. Bahkan mungkin kita yang memiliki nasib sedikit lebih baik dari si emang tukang bakso tersebut, belum tentu memiliki fikiran dan rencana indah dalam hidup seperti itu. Dan seringkali berlindung di balik tidak mampu atau belum ada rejeki.
Terus saya melanjutkan sedikit pertanyaan, sebagai berikut : “Iya memang bagus…,tapi kan ibadah haji itu hanya diwajibkan bagi yang mampu, termasuk memiliki kemampuan dalam biaya….”.
Ia menjawab, ” Itulah sebabnya Pak. Emang justru malu kalau bicara soal mampu atau tidak mampu ini. Karena definisi mampu bukan hak pak RT atau pak RW, bukan hak pak Camat ataupun MUI.
Definisi “mampu” adalah sebuah definisi dimana kita diberi kebebasan untuk mendefinisikannya sendiri. Kalau kita mendefinisikan diri sendiri sebagai orang tidak mampu, maka mungkin selamanya kita akan menjadi manusia tidak mampu. Sebaliknya kalau kita mendefinisikan diri sendiri, “mampu”, maka Insya Allah dengan segala kekuasaan dan kewenangannya Allah akan memberi kemampuan pada kita”.
“Masya Allah…, sebuah jawaban elegan dari seorang tukang bakso”.
#motivasi
Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini.
Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor,…terdengar suara tek…tekk.. .tek…suara tukang bakso dorong lewat. Sambil menyeka keringat…, ku hentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak – anak, siapa yang mau bakso?
“Mauuuuuuuuu. …”, secara serempak dan kompak anak – anak asuhku menjawab.
Selesai makan bakso, lalu saya membayarnya. …
Ada satu hal yang menggelitik fikiranku selama ini ketika saya
membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya. Yang satu disimpan dilaci, yang satu ke dompet, yang lainnya ke kaleng bekas kue semacam kencleng. Lalu aku bertanya atas rasa penasaranku selama ini.
“Mang kalo boleh tahu, kenapa uang – uang itu Emang pisahkan? Barangkali ada tujuan ?” “Iya pak, Emang sudah memisahkan uang ini selama jadi tukang bakso yang sudah berlangsung hampir 17 tahun. Tujuannya sederhana saja, Emang hanya ingin memisahkan mana yang menjadi hak Emang, mana yang menjadi hak orang lain / tempat ibadah, dan mana yang menjadi hak cita – cita penyempurnaan iman “.
“Maksudnya.. …?”, saya melanjutkan bertanya.
“Iya Pak, kan agama dan Tuhan menganjurkan kita agar bisa berbagi dengan sesama. Emang membagi 3, dengan pembagian sebagai berikut :
1. Uang yang masuk ke dompet, artinya untuk memenuhi keperluan hidup sehari – hari Emang dan keluarga.
2. Uang yang masuk ke laci, artinya untuk infaq/sedekah, atau untuk melaksanakan ibadah Qurban. Dan alhamdulillah selama 17 tahun menjadi tukang bakso, Emang selalu ikut qurban seekor kambing, meskipun kambingnya yang ukuran sedang saja.
3. Uang yang masuk ke kencleng, karena emang ingin menyempurnakan agama yang Emang pegang yaitu Islam. Islam mewajibkan kepada umatnya yang mampu, untuk melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji ini tentu butuh biaya yang besar. Maka Emang berdiskusi dengan istri dan istri menyetujui bahwa di setiap penghasilan harian hasil jualan bakso ini, Emang harus menyisihkan sebagian penghasilan sebagai tabungan haji. Dan insya Allah selama 17 tahun menabung, sekitar 2 tahun lagi Emang dan istri akan melaksanakan ibadah haji.
Hati saya sangat…… …..sangat tersentuh mendengar jawaban itu. Sungguh sebuah jawaban sederhana yang sangat mulia. Bahkan mungkin kita yang memiliki nasib sedikit lebih baik dari si emang tukang bakso tersebut, belum tentu memiliki fikiran dan rencana indah dalam hidup seperti itu. Dan seringkali berlindung di balik tidak mampu atau belum ada rejeki.
Terus saya melanjutkan sedikit pertanyaan, sebagai berikut : “Iya memang bagus…,tapi kan ibadah haji itu hanya diwajibkan bagi yang mampu, termasuk memiliki kemampuan dalam biaya….”.
Ia menjawab, ” Itulah sebabnya Pak. Emang justru malu kalau bicara soal mampu atau tidak mampu ini. Karena definisi mampu bukan hak pak RT atau pak RW, bukan hak pak Camat ataupun MUI.
Definisi “mampu” adalah sebuah definisi dimana kita diberi kebebasan untuk mendefinisikannya sendiri. Kalau kita mendefinisikan diri sendiri sebagai orang tidak mampu, maka mungkin selamanya kita akan menjadi manusia tidak mampu. Sebaliknya kalau kita mendefinisikan diri sendiri, “mampu”, maka Insya Allah dengan segala kekuasaan dan kewenangannya Allah akan memberi kemampuan pada kita”.
“Masya Allah…, sebuah jawaban elegan dari seorang tukang bakso”.
#motivasi
:: Kedamaian Tak Bisa Dibeli::
Assalamualaikum mualaikum warahmatullahi wabarakatuh.....
:: Kedamaian Tak Bisa Dibeli::
Seorang yang naik mobil mewah, semisal Alphard, merasa iba pada seorang tukang becak di pinggir jalan yang tak kunjung mendapat penumpang. Padahal bisa jadi, kasihan dan mengkhawatirkan itu hanya kelihatannya saja. Sebenarnya tukang becak tersebut menikmati kehidupannya penuh dengan syukur, percaya bahwa segala rezeki sudah diatur. Hatinya lapang, ringan, tidur di becak meski dengan kaki terlipat-lipat pun nyenyak.
Sedangkan orang yang naik mobil Alphard itu juga bisa jadi bahagianya hanya permukaan yang tampak saja. Sebenarnya setiap hari ia gelisah, terlalu banyaknya urusan dan kesibukan menghambat ibadah. Akibatnya hati sempit, pikiran berat, dan meski memiliki tempat tidur kualitas teratas, sepertinya masih lebih nyenyak tukang becak dengan posisi tidur yang rumit.
Ya itulah.. ada pemilik perusahaan besar, hidup dengan keberlimpahan harta, tapi setiap hari resah banyak urusan tak kunjung terselesaikan. Ada publik figur yang popularitasnya sangat tinggi, tapi terjebak dalam topeng, tak bisa menjadi diri sendiri. Ada yang berhasil menikahi pujaan hati, harapan melambung tinggi, tapi ternyata pertengkaran menghiasi rumah tangga setiap hari.
Kehidupan yang indah adalah kehidupan yang penuh dengan ketenangan. Dan ketenangan itu sesungguhnya tidak terkait dengan jumlah harta, tingkat popularitas, tinggi rendahnya jabatan, ataupun terealisasinya menikahi pujaan hati. Sebab memang bukan itulah hal-hal yang menghantarkan ketenangan.
Air mengalir dari sumber mata air, dan pipa-pipa lah yang menghantarkannya. Apabila pipa rusak, maka pipanya tinggal diperbaiki, atau diganti. Pipa rusak tak mempengaruhi keberlimpahan air di sumber mata air. Tapi bila air di sumber mata airnya yang habis, maka mau sebanyak apapun dan seberkualitas apapun pipanya, air tetap tak bisa mengalir. Airnya habis di sumbernya.
Itulah ketenangan. Ketenangan itu seperti air. Dan sumbernya adalah Allah Subhanahu wata’alla. Sedangkan harta, jabatan, popularitas, ataupun benda-benda, itulah pipa-pipanya. Seringkali kita sibuk memperbanyak pipa, memperbagus pipa, tapi tak membenahi kualitas kedekatan kita dengan sumbernya.
Kualitas kedekatan kita kepada Allah itulah yang menjadi ukuran keberlimpahan ketenangan hidup. Desss! Langsung ke sumbernya! Tapi sayangnya tak semua menyadari itu, dan malah sibuk dengan pipa-pipa yang melalaikan.
Kebanyakan mengira dengan menjadi kaya, akan nikmat kehidupan. Belum tentu. Atau mengira dengan banyak diakui, banyak dikenal publik, akan menyenangkan hati. Belum tentu. Sibuk mengurus pipa, mengabaikan yang utama, sumbernya.
Ketenangan tak bisa dibeli oleh uang, harta, jabatan, popularitas, cinta, ataupun oleh pil penenang sekalipun. Ketenangan itu mutlak berada dalam genggaman Allah, milik Allah. Maka sesungguhnya ketenangan adalah karunia, pemberian, yang hanya akan dianugerahkan kepada pribadi-pribadi yang pantas mendapatkan.
Dengan skala masalah yang sama persis, ada yang sangat khawatir hingga terpuruk, dan ada yang ringan-ringan saja. Apa pembedanya? Pembedanya berada pada ketenangan diri. Dan ketenangan diri bergantung pada kualitas kedekatan kita dengan sumber ketenangan, Allah subhanahu wata’alla. Maka jika diri sedang tidak tenang, tau kan apa yang harus diperbuat?
Seorang yang naik mobil mewah, semisal Alphard, merasa iba pada seorang tukang becak di pinggir jalan yang tak kunjung mendapat penumpang. Padahal bisa jadi, kasihan dan mengkhawatirkan itu hanya kelihatannya saja. Sebenarnya tukang becak tersebut menikmati kehidupannya penuh dengan syukur, percaya bahwa segala rezeki sudah diatur. Hatinya lapang, ringan, tidur di becak meski dengan kaki terlipat-lipat pun nyenyak.
Sedangkan orang yang naik mobil Alphard itu juga bisa jadi bahagianya hanya permukaan yang tampak saja. Sebenarnya setiap hari ia gelisah, terlalu banyaknya urusan dan kesibukan menghambat ibadah. Akibatnya hati sempit, pikiran berat, dan meski memiliki tempat tidur kualitas teratas, sepertinya masih lebih nyenyak tukang becak dengan posisi tidur yang rumit.
Ya itulah.. ada pemilik perusahaan besar, hidup dengan keberlimpahan harta, tapi setiap hari resah banyak urusan tak kunjung terselesaikan. Ada publik figur yang popularitasnya sangat tinggi, tapi terjebak dalam topeng, tak bisa menjadi diri sendiri. Ada yang berhasil menikahi pujaan hati, harapan melambung tinggi, tapi ternyata pertengkaran menghiasi rumah tangga setiap hari.
Kehidupan yang indah adalah kehidupan yang penuh dengan ketenangan. Dan ketenangan itu sesungguhnya tidak terkait dengan jumlah harta, tingkat popularitas, tinggi rendahnya jabatan, ataupun terealisasinya menikahi pujaan hati. Sebab memang bukan itulah hal-hal yang menghantarkan ketenangan.
Air mengalir dari sumber mata air, dan pipa-pipa lah yang menghantarkannya. Apabila pipa rusak, maka pipanya tinggal diperbaiki, atau diganti. Pipa rusak tak mempengaruhi keberlimpahan air di sumber mata air. Tapi bila air di sumber mata airnya yang habis, maka mau sebanyak apapun dan seberkualitas apapun pipanya, air tetap tak bisa mengalir. Airnya habis di sumbernya.
Itulah ketenangan. Ketenangan itu seperti air. Dan sumbernya adalah Allah Subhanahu wata’alla. Sedangkan harta, jabatan, popularitas, ataupun benda-benda, itulah pipa-pipanya. Seringkali kita sibuk memperbanyak pipa, memperbagus pipa, tapi tak membenahi kualitas kedekatan kita dengan sumbernya.
Kualitas kedekatan kita kepada Allah itulah yang menjadi ukuran keberlimpahan ketenangan hidup. Desss! Langsung ke sumbernya! Tapi sayangnya tak semua menyadari itu, dan malah sibuk dengan pipa-pipa yang melalaikan.
Kebanyakan mengira dengan menjadi kaya, akan nikmat kehidupan. Belum tentu. Atau mengira dengan banyak diakui, banyak dikenal publik, akan menyenangkan hati. Belum tentu. Sibuk mengurus pipa, mengabaikan yang utama, sumbernya.
Ketenangan tak bisa dibeli oleh uang, harta, jabatan, popularitas, cinta, ataupun oleh pil penenang sekalipun. Ketenangan itu mutlak berada dalam genggaman Allah, milik Allah. Maka sesungguhnya ketenangan adalah karunia, pemberian, yang hanya akan dianugerahkan kepada pribadi-pribadi yang pantas mendapatkan.
Dengan skala masalah yang sama persis, ada yang sangat khawatir hingga terpuruk, dan ada yang ringan-ringan saja. Apa pembedanya? Pembedanya berada pada ketenangan diri. Dan ketenangan diri bergantung pada kualitas kedekatan kita dengan sumber ketenangan, Allah subhanahu wata’alla. Maka jika diri sedang tidak tenang, tau kan apa yang harus diperbuat?
"Aku mendengar dan merasakan bebanmu, Ayah."
Assalamualaikum mualaikum warahmatullahi wabarakatuh.....
Suatu ketika, ada seorang anak wanita yang bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya.
Anak wanita itu bertanya pada ayahnya : "Ayah, mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk ?" Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai di beranda.
Ayahnya menjawab : "Sebab aku Laki-laki." Itulah jawaban Ayahnya. Anak wanita itu bergumam : "Aku tidak mengerti." Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa penasaran.
Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk-nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki." Demikian bisik Ayahnya, yang membuat anak wanita itu tambah kebingungan.
Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri Ibunya lalu bertanya kepada Ibunya : "Ibu, mengapa wajah Ayah jadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk ? Dan sepertinya Ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit ?"
Ibunya menjawab : "Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar-benar bertanggung-jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian." Hanya itu jawaban sang Ibu.
Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja penasaran, mengapa wajah Ayahnya yang tadinya tampan menjadi berkerut-merut dan badannya menjadi terbungkuk-bungkuk ?
Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam impian itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa kepenasarannya selama ini.
"Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan berusaha untuk menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman, teduh dan terlindungi."
"Ku-ciptakan bahunya yang kekar dan berotot untuk membanting-tulang menghidupi seluruh keluarganya dan kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya."
"Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari tetes keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapat cercaan dari anak-anaknya."
"Ku-berikan keperkasaan dan mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya berbasah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan dihembus angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya, dan yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih-payahnya."
"Kuberikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat dan membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerapkali menyerangnya."
"Ku-berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai dan mengasihi keluarganya, didalam kondisi dan situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya, melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi dan saling mengasihi sesama saudara."
"Ku-berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengertian dan kesadaran terhadap anak-anaknya tentang saat kini dan saat mendatang, walaupun seringkali ditentang bahkan dilecehkan oleh anak-anaknya."
"Ku-berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan dan menyadarkan, bahwa Isteri yang baik adalah Isteri yang setia terhadap Suaminya, Isteri yang baik adalah Isteri yang senantiasa menemani, dan bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada Isteri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar dan saling melengkapi serta saling menyayangi."
"Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti, bahwa Laki-laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari dan menemukan cara agar keluarganya bisa hidup didalam keluarga sakinah dan badannya yang terbungkuk agar dapat membuktikan, bahwa sebagai Laki-laki yang bertanggung jawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya."
"Ku-berikan kepada Laki-laki tanggung-jawab penuh sebagai pemimpin keluarga, sebagai tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh Laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung-jawab ini adalah amanah di dunia dan akhirat."
Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, bersuci, berwudhu dan melakukan shalat malam hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik Ayahnya yang sedang berdzikir, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan mencium telapak tangan Ayahnya.
"Aku mendengar dan merasakan bebanmu, Ayah."
Langganan:
Komentar (Atom)


























